“Usik” WHO, Mungkinkah Hadi Se-nasib dengan Fadilah?

Bogor Times, Opini- Sulit untuk membuktikan benang merah adanya pertalian antara Corona dan WHO. Namun bukan berarti tak bisa diduga atau dirasakan.

Kehadiran Covid-19 hingga munculnya Hadi Pranoto dengan ramuan herbalnya yang terbukti bisa menyembuhkan pasien Positif Corona menjadi indikator keterlibatan kepentingan organisasi internasional yang masih sulit dibuktikan.

Terlepas dari latarbelakang pendidikannya. Hadi ternyata mampu ungguli para profesor jebolan universitas ternama di tanah air, bakan dunia.

Racikan bahan alami yang dari tanah ibu pertiwi menjadi jawaban kegelisahan masyarakat Indonesia dan dunia. Meskipun arus gelombang opini negatif terus menyerang pribadinya tanpa secerca iba dan melirik prodaknya.

Baca Juga:  Balik Penemuan Berbahaya Milik Tesla

Tentunya bukan hal sederhana. Niat tampil dengan membawa solusi jutru menjadi ancaman yang bisa kapan saja tiba dan menjerat dirinya.

Terlebih lagi masyarakat Indonesia telah disuguhkan informasi dugaan adanya intervensi WHO atas respon perlawan mantan Menteri Kesehatan RI, Fadilah Supari.

Sebelum adanya virus corona baru (COVID-19), Indonesia diketahui sempat dilanda satu pandemi yang mematikan yakni, virus flu burung atau secara medis disebut H5N1.

Mantan Menteri Kesehatan Indonesia periode 2004-2009, Siti Fadilah Supari dianggap telah sukses melawan virus flu burung di Tanah Air.

Baca Juga:  P4M Indocement Diresmikan

Bahkan, belum lama ini Lembaga Kegawatdaruratan Medis dan Kebencanaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) meminta pemerintah Indonesia untuk membebaskan Siti Fadilah agar dapat membantu mengatasi COVID-19.

Diketahui, saat ini Siti mendapat vonis penjara selama empat tahun dan kini dipindahkan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang memburuk.Siti dipenjara atas dugaan korupsi sebesar Rp 6 miliar saat masih menjabat sebagai Menteri Kesehatan.

Ditulis oleh: Wahidin

Bagikan:

Tinggalkan Balasan