Ade Sarip: RS Swasta Maupun Negeri Siaga Covid-19

Bogor Times, Kota-Persiapan Pemerintah Kota Bogor hadapi Covid-19 cukup serius. Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menjelaskan soal kesiapsiagaan Kota Bogor dalam menghadapi virus tersebut pada kegiatan konferensi video dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Selasa (10/3/2020).

Kegiatan itu dilakukan Ridwan Kamil dengan sembilan kepala daerah di Provinsi Jawa Barat, Selasa, pada peresmian Pusat Informasi Korona Jawa Barat (Pikobar) yang diberi nama Command Center penanganan COVID-19.

Konferensi video kepada wali kota Bogor itu diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, bersama perwakilan Muspida Kota Bogor, di Balai Kota Bogor. Sedangkan, Wali Kota Bogor Bima Arya sedang melakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan, pada 9-14 Maret 2020.

Menurut Ade Sarip, Kota Bogor melakukan kesiapsiagaan terhadap wabah COVID-19, dengan menyiagakan ruangan maupun tenaga dokter dan perawat di RSUD maupun beberapa rumah sakit swasta di Kota Bogor.

“Adanya Command Centre di Jawa Barat makin memudahkan kota dan kabupaten untuk terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Jawa Barat untuk penanganan pasien yang diduga terkena corona,” katanya.

Menurut Ade Sarip, di Jawa Barat ada sembilan rumah sakit yang menjadi rujukan untuk penanganan COVID-19, di antaranya ada di Bandung dan Sukabumi.

Sedangkan, Kota Bogor memilih rumah sakit rujukan ke RSPI Sulianti Saroso di Jakarta, karena akses jarak dan mudah dijangkau. “Namun, koordinasi dan data terbarunya tetap dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Ade Sarip menambahkan, kesiapsiagaan Kota Bogor dalam penanganan pasien diduga terkena COVID-19 yakni merujuk pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat, dan protokol Kementerian Kesehatan.

“RSUD dan beberapa rumah sakit sakit swasta di Kota Bogor telah disiagakan yang dikoordinir oleh Dinas Kesehatan. Pemerintah Kota Bogor membangun posko layanan tanggap COVID-19,” katanya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan