200 Perusahaan mengikuti Rakor TJSL

Bupati Ajak 200 Perusahaan Bogor Bangun Infrastruktur Piala Dunia

Bogor Times, Kabupaten– sebanyak 200 perusahaan megikuti ‘Rakor TJSL Perusahaan Kabupaten Bogor Bersih dan Indah’ di Cibinong, Kabupaten Bogor. Pada kesempatan tersebut, Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak pengusaha untuk terlibat membangun infrastruktur di Kabupaten Bogor jelang ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.

“Adanya kontribusi bersama dari perusahaan yang tergabung dalam TJSL akan berkesempatan pada suksesi pagelaran Piala Dunia u-20 tahun 2021,” kata Ade Yasin saat membuka Rakor TJSL, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong pada Rabu, (4/12).

Baca Juga:  Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk Relokasi Warga Bencana di Bogor
Ade Yasin: Saya berharap adanya kontribusi bersama dari perusahaan yang tergabung dalam TJSL agar Pemerintah Kabupaten Bogor sukses menggelar Piala Dunia u-20 tahun 2021 (Foto:Deddy)

Pasalnya, Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor menjadi opsi salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2021, setelah Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah, pada 24 Oktober 2019 lalu.

Ia mengatakan, wilayah Kabupaten Bogor yang terbilang luas membutuhkan percepatan pembangunan yang serius dan membutuhkan tenaga serta pemikiran yang ekstra. Terlebih, dengan jumlah penduduknya yang paling banyak se-Indonesia di tingkat daerah, yakni 5,8 juta jiwa, membuat Kabupaten Bogor memiliki dinamika dan sejumlah persoalan besar yang menurutnya harus diselesaikan bersama secara tuntas.

Baca Juga:  Ade Yasin Melantik 222 Kades

“Untuk itu, membangun Kabupaten Bogor bukan hanya tugas Pemerintah Kabupaten Bogor semata, namun itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

200 Perusahaan mengikuti Rakor TJSL (Foto:Deddy)

Sementara itu, Ketua Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Sofyan Sjaf mengatakan bahwa kehadiran TJSL yang dibentuk oleh Bupati Bogor pada awal tahun 2019, untuk menjembatani kontribusi perusahaan-perusahaan swasta di Bogor untuk Kabupaten Bogor.

“Semua yang ditawarkan (ke Perusahaan) berdasrkan rencana pembangunan daerah Kabupaten Bogor. Jadi tidak berasal dari sesuatu yang hadir begitu saja,” kata Sofyan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan