Ade Yasin Launching kamis bahasa sunda di SMPN 3 Cibinong (Foto:Deddy)

Ade Yasin: Kamis Wajib Bahasa Sunda

Bogor Times, Kabupaten – Guna membumikan kembali Bahasa Sunda di Bumi Tegar Beriman, Bupati Bogor Ade Yasin melaunching program Kemis Basa Sunda atau Kemis Nyunda yang dilaksanakan di Lapangan Olahraga SMPN 3 Cibinong, Kamis (19/12/2019). Program ini dilaksanakan bertujuan untuk tidak melupakan Bahasa Indung yaitu Bahasa Sunda.

Dalam sambutannya, Ade Yasin meminta kepada para Kepala Sekolah dan Guru untuk memiliki inovasi dalam mengajarkan bahasa sunda kepada para murid di sekolah. “Mengajarkan bahasa sunda sekarang harus punya inovasi, seperti menempelkan kosa kata bahasa sunda di mading atau papan tulis, kita mulai kosa kata bahasa sunda dari pergaulan sehari-hari terutama dilingkungan sekolah yang merupakan para generasi penerus. Saya yakin dengan semangat dan upaya dari semua pihak Bahasa Sunda ini tetap membumi di Kabupaten Bogor,” ujar Ade Yasin.

Baca Juga:  Puskesmas, Utamakan Pelayanan Kesehatan dan Keselamatan Pasien
Ade Yasin ; Saya yakin dengan semangat dan upaya dari semua pihak Bahasa Sunda ini tetap membumi di Kabupaten Bogor (Foto:Deddy)

Ia juga menjelaskan alasan tidak memilih hari Rebu sebagai Rebo Basa Sunda dan tidak mewajibkan para siswa dan ASN Kabupaten Bogor menggunakan pakaian adat Sunda. “Kabupaten Bogor ini tidak semua wilayahnya perkotaan dan masih banyak perkampungan, jadi kasihan kalau ibu – ibu ASN kalau harus memakai baju kebaya Sunda. Kalau kenapa saya memilih hari Kamis dan bukannya Rabu itu karena sebagian wilayah Kabupaten Bogor itu masih ada budaya Betawi hingga kalau pas giat rebo keliling (Boling) di Tajur Halang, Bojonggede, Parung, Citereup, Cibinong dan lainnya yang berbatasan dengan Kota Depok atau Bekasi maka kasihan rakyatnya yang tidak bisa berbahasa Sunda,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Buka Borderline Economic Summit 2019

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Entis Sutisna mengatakan launching program Kemis Basa Sunda ini sebagai awal untuk kita melestarikan Bahasa Sunda di Kabupaten Bogor. “Hari ini merupakan awal untuk kita semua terus melestarikan Bahasa Sunda di Bumi Tegar Beriman, kita mulai dari lingkungan sekolah, kita ajarkan kepada para siswa untuk berbahasa sunda yang memang menjadi bahasa daerah kita,” kata Entis.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan