POSTINGAN INFORMASI 17 RS RUJUKAN DISOAL

Postingan 17 nama rumah sakit rujukan penanganan Covid 19 di Kabupaten Bogor yang sempat muncul disalah satu akun instragram (IG). Namun akhirnya dihapus oleh admin tanpa penjelasan resmi.

Bogor Times, Kabupaten- Heri Irawan aktivis sosial dan pemerhati Kesehatan dari Jamkeswatch Indonesia menyesalkan ketidak jelasan informasi tentang daftar 17 Rumah Sakit (RS) yang dijadikan rujukan penanganan covid-19 Kabupaten Bogor.

Dia menjelaskan, informasi yang di posting melalui akun instragram (IG) @kabupaten.bogor mencantumkan 17 nama RS baik Pemerintah dan Swasta. “sekitar pukul 11.40 WIB (Selasa, 17/3) saya check sudah ada sekitar 1500 akun yang komentar dan ribuan like,” ujar Heri Setiawan kepada media ini, Selasa (17/3/2020).

Dia mengungkapkan, setelah melakukan crosscek kepada beberapa manajemen RS yang ada dalam daftar informasi tersebut, ternyata banyak pihak rumah sakit belum bisa menerima dan melayani pasien Covid-19, karena belum lengkap sarana dan prasarananya. “Bahkan kami dapat informasi beberapa rumah sakit belum diajak komunikasi dan koordinasi langsung, terkait penujukan rujukan seperti yang ada dalam rilis postingan tersebut. Bahkan ARSSI dan PERSI juga belum diajak bicara oleh pihak pemerintah,” Ungkapnya.

Baca Juga:  Tolak Lockdown, Gus Nuril Ajak Masyarakat Jauhi Kerusakan

Heri Irawan menambahkan, namun setelah pukul 16.00 WIB, postingan nama 17 RS tersebut sudah dihapus tanpa ada penjelasan resmi. Dia menegaskan, di tengah situasi yang genting seperti seharusnya media Pemerintah mampu memberikan informasi valid dan dapat dipertanggungjawabkan, agar masyarakat tidak bingung harus bagaimana dan bisa mendapatkan pelayanan yang pasti. “Dengan dihapusnya informasi tersebut dan tanpa ada klarifikasi resmi menunjukkan bahwa pemerintah main-main dan masih kurang serius dalam menangani Covid-19 juga meredam keresahan masyarakat.” Cetusnya.

Baca Juga:  Masker dan Sabun Pencuci Tangan Meroket

Dikonfirmasi melalui pesan whats app terkait kebenaran postingan informasi nama 17 RS rujukan penanganan Covid 19 di Kabupaten Bogor, dr. Kusnadi, selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinkes Kabupaten Bogor hanya memberikan jawaban singkat. “Untuk rujukan dari puskesmas.” Ujarnya tanpa memberikan keterangan lebih rinci.

Sementara dr. Fritz Rumintjap, Komisaris Utama PT Pelita Sentra Medika sekaligus pemilik RS Sentosa mengatakan bahwa, pihaknya belum ada komunikasi dengan Dinkes Kab. Bogor soal penunjukan RS rujukan penanganan Covid 19. “Jika info itu benar, berarti Dinkes menentukan sepihak saja. Nggak tahu berdasarkan apa nentuinnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  TINGGAL DI PARUNGPANJANG, PENDERITA SUSPECT CORONA MENINGGAL DUNIA

Dia menambahkan, pihaknya belum siap mendukung untuk penanganan kasus Virus Corona, karena belum memenuhi standar pelayanan yang telah ditentukan. Semestinya, sambung dr.Fritz, Dinkes melakukan sosialisasi dan mengundang semua RS untuk berembuk, siapa dan berbuat apa. “Yang jelas, RS kami hanya melayani pasien sesuai kapasitas (kemampuan) saja. Jika tidak mampu, pasti kami rujuk.” Pungkasnya.

Sedangkan Direktur Utama Rumah Sakit Sehat Terpadu (RSST) Dompet Dhuafa dr. Zakaria Muhamad menjelaskan, pihaknya hingga saat ini belum menerima informasi resmi terkait daftar nama rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor. “Kami masih koordinasi dengan Dinkes dan menunggu (informasi resmi-red) karena harus ada persiapan lebih seperti sarana prasarana ruang isolasi dan kesediaan masker dan alat pelindung diri (APD) yang mulai langka di pasaran.” jelasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan