Anggota DPRD Tak Peduli, Puluhan Anggota Kartar Berebut Donorkan Darah

Bogor Times, Kabupaten Bogor-Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RS Fatmawati mendadak ramai. Ruangan yang ada di gedung Bougenvile lantai 3 PA ini dipadati puluhan pemuda berseragam biru tua bertuliskan “Karang Taruna Desa Cogreg”.

Mereka menunggu antrian donasi darah untuk Nazma (3) pasien mengidap kangker darah. 
Puluhan anggota kartar tersebut sempat mengantri untuk disedot darahnya. Bahkan, baru empat orang donatur kebutuhan pasien telah tercukupi. 

“Sudah cukup, jadi yang lainnya hanya jenguk tidak donorkan darah, ” tukas Wakil Ketua Kartar Desa Cogreg, Aep Saepullah usai menjenguk pasien pada Selasa (28/1/2020). 

Baca Juga:  Kartar Cogreg Galang Donasi di Acara Imlek

Al hasil, setelah selamanya 7 hari menunggu untuk oprasi di ruang perawatan intensif bagi anak dengan gangguan kesehatan serius atau yang berada dalam kondisi kritis. Transfusi darah Nazwa akhirnya bisa dilakukan karena stok darah telah terpenuhi. 

“Setelah transfusi tinggal menunggu pemulihan, ” ucapnya. 

Lebih lanjut, Aep mengaku. Sangat menyayangkan ketidak pedulian para anggota DPRD.  Khususnya di dapil 6. Meskipun telah mengetahui kabar Nazwa, para Wakil rakyat itu tak sedikitpun membantu. 

“Pasien tidak harus dibantu uang banyak. Cukup alakadarnya karena yang terpenting adalah perhatiannya, ” pungkasnya. 

Baca Juga:  Kartar Cogreg Serahkan Bantuan Ke Pasien Nazma

Untuk diingat, Nazma merupakan buah hati pasangan Nurhasanah(33) dan Indri (35) Warga Kampung Bulak Saga RT 01/07 Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Anak ini didiagnosa mengidap penyakit kanker darah atau blood cancer dan tengah melalui perawatan di RS Fatmawati.

Indri bercerita bahwa dokter memberikan keterangan bahwa oprasi tak bisa berlangsung lantaran di RS tak ada stok darah golongan A. Karenanya, ia sempat berharap adanya donasi darah. 

Setelah mendapat bantuan tersebut, Ayah Pasien, Indri mengaku sangat berterimakasih. Iya berdoa agar para pihak yang membantunya mendapat balasan setimpal dari Allah. “Saya tidak bisa membalasnya (bantuan, red) hanya berdoa saja, ” tukasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan