Ansor Tanjungsari : Banser Harus Terdepan Bela Agama dengan cara Beragama

Bogor Times, Tanjungsari – Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Tanjungsari menyambut ramadhan dengan penutupan pengajian bulanan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Tanjungsari 1/4/2.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Sirnarasa Kecamatan Tanjungsari dihadiri para tokoh NU, Pengurus dan Kader PAC Ansor Banser, Prisma (Pergerakan Remaja Mesjid Al Fata), dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya ketua PAC GP Ansor Tanjungsari, Salman Al Farisi menekankan kepada Ansor dan Banser yang baru saja Diklasar (Pendidikan dan Latihan Dasar) untuk bersungguh-sungguh di Banser menjaga ulama membela Agama dan Negara dengan cara yang di ajarkan kiai – kiai Nahdlatul Ulama.
“Kita di baiat dengan di awali kalimat syahadat dan menjadi kader Ansor dan Banser berarti harus siap untuk menjaga Ulama Membela agama dan negara, dengan cara beragama yaitu sesuai apa yang di ajarkan oleh kiai- kiai Nahdlatul Ulama. Islam yang Ramatan lilalamin,”tutur pemuda Asli Tanjungsari.
Menurut Salman walaupun sejarah Ansor Banser tidak terlepas dengan peperangan besar berdarah- darah seperti melawan penjajah ketika Agresi Militer, melawan PKI, dan DI/TII. tetapi bukan berarti harus bertindak arogan dan merasa benar sendiri.
“Sejarah kita (Ansor Banser) memang penuh dengan berdarah – darah banyak yang menjadi korban dari mulai melawan Penjajah belanda yang di lakuan Laskar Hizbullah cikal bakal Ansor Banser, melawan PKI terus DI/TII. Bukan berarti saat ini kita harus bertindak arogan dalam menyikapi suatu masalah apalagi sampai melakukan bom bunuh diri jangan itu, tetap kita harus memperlihatkan wajah Islam yang ramah,”ucap Salman.
Disamping itu wakil ketua I bidang kaderisasi Dedi Supendi berpesan kepada kader Ansor Banser Tanjungsari untuk tetap Istiqomah, jangan gampang terbawa arus yang tidak jelas serta berkedok Agama terlebih menjanjikan surga.
“Tetap Istiqomah walaupun berat jangan gampang terbawa arus yang tidak jelas apalagi yang menjanjikan surga dengan cara yang di laknat Allah SWT. Tetap kita mengikuti komando kiai – kiai kita Insya Allah dengan mengikuti komando kiai kita akan selamat baik dunia ataupun akherat,” Ujar dedi.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan