Bisa Belasan Ribu. Kota Bogor Sekarang 41 Positif

Bogor Times, Kota- Seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam bernama Prof. dr. Ari Fahrial Syam memprediksi korban virus corona di Indonesia bisa mencapai angka belasan ribu di akhir April 2020.

Di antara penyebabnya adalah, banyak masyarakat Indonesia yang masih menyepelekan bahayanya virus corona. Hal tersebut disampaikan Ari dalam tayangan YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (7/4/2020).

Ari menyebut peningkatan terjadi hingga 150 persen dalam satu minggu. “Saya terima kasih tadi Bang Karni men-stress-kan bahwa berarti di dalam satu minggu ini terjadi peningkatan 150 persen,” kata Ari.

Baca Juga:  3 Meninggal, 23 Positif Corona

Jika sampai presentase itu stabil atau semakin meningkat, maka bukan tidak mungkin jumlah korban corona mencapai belasan ribu di akhir April.

“Jadi kalau hitung-hitung terus ini terjadi, memang yang terjadi adalah eksponensial, maka kita bisa bilang di akhir April ini belasan ribu yang akan positif,” ujar Ari.

Lonjakan para korban virus ini memang terus mengalami peningkatan. Semisal informasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyampaikan data terbaru mengenai COVID-19. Tercatat, ada 41 pasien positif yang terinfeksi virus corona di Kota Bogor.

Baca Juga:  Wow! Marbot Masjid Bagi-bagi Handsanitizer Gratis

“Terkonfirmasi positif COVID-19 jumlahnya (ada) 41,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Minggu (5/4/2020).

Dari 41 kasus ini, dia menerangkan, 33 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Lalu 8 orang lainnya meninggal dunia karena positif terinfeksi virus Corona.

Retno melanjutkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Bogor ada 81 kasus. Dari 81 kasus ini, sebanyak 40 pasien menjalani perawatan di rumah sakit dan 23 orang selesai ditangani. Selain itu, 18 orang dalam status PDP meninggal dunia.

Baca Juga:  RST Dompet Dhuafa Klaim Siap Tangani Pasien Corona

Dia pun mengatakan Pemkot Bogor masih menunggu hasil laboratorium untuk 18 pasien PDP yang meninggal dunia ini. “Saat ini masih menunggu hasil lab (laboratorium) swab dari Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ucapnya.

Sedangkan untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bogor ada 835 kasus. Rinciannya, 417 kasus telah selesai ditangani dan 418 orang masih dalam pemantauan. Retno mengatakan data ini adalah update hari ini sampai pukul 14.00 WIB.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan