Bogor Masuk Zona Oranye Covid-19

Bogor Times, Kabupaten – Bogor dan beberapa wilayah lain ditetapkan sebagai zona oranye. Haliya itu berdasarkan pemetaan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain Bogor beberapa wilayah lainnya antara lain, Tangerang Raya, dan Bekasi.

Berdasarkan peta yang diunggah oleh gugus tugas di website https://covid19.go.id/peta-risiko menandakan bahwa zona oranye merupakan wilayah dengan tingkat risiko sedang.

Menurut ahli epidemilogi. Terdapat tiga indikator yang digunakan gugus tugas dalam menentukan zonasi penyebaran Covid-19.

“Tiga indikator itu antara lain epidemiologi, kesehatan masyarakat, dan fasilitas kesehatan,” kata Ahli epidemilogi Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono pada Senin (10/8/2020).

Baca Juga:  Corona Kota Bogor-28 Kasus 6 Meninggal

Dari hasil perhitungan tersebut maka wilayah Tangerang, Bogor, dan Bekasi masuk ke zona oranye. Yang merupaka zona buruk.

Lebih lanjut, penjelasan tentang zona ini dilansir dari Color Zone Pandemic Response Version 2 yang dipublikasikan oleh Chen Shen dan Yaneer Bar-Yam pada laman New England Complex Systems Institute (2/3/2020).

Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa zona oranye merupakan wilayah yang sangat berdekatan dengan zona merah atau setidaknya klaster penularan Covid-19.

Sebagaimana diketahui, dalam peta tersebut, empat kota di Jakarta ditambah Depok menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Pencegahan Kendur, Korban Covid Bertambah

Dalam keterangan yang sama disebutkan bahwa wilayah yang sedang ditetapkan sebagai zona oranye harus melakukan berbagai hal.

Hal pertama yang harus dilakukan ialah penerapan protokol kesehatan. Artinya, penggunaan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak wajib dilakukan setiap warga yang berdomisili di tiga lokasi lokasi tersebut.

Yang kedua yaitu pemerintah harus menunda atau membatalkan pertemuan-pertemuan yang sifatnya tidak terlalu penting untuk dilakukan.

Langkah selanjutnya yang harus dilakuan ialah pemerintah harus rutin mendisinfektan tempat-tempat umum untuk mematikan virus di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Kuliah Dirumahkan, Bayaran SPP, UAS Tetap Sama

Dan kemudian, hal yang harus dilakukan ialah pemerintah setempat harus secara rutin melakukan swab test kepada setiap warga yang menunjukkan gejala Covid-19.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan