Cegah Corona Dengan Merokok?

Bogor Times, Opini- Siapa sangka. Organisasi Kes ehatan dunia  World Health Organization (WHO) merilis solusi tidak populis terkait pencegahan Covid-19?

Di balik semua kontroversi rokok ternyata kebiasaan merokok tersebut merupakan salah satu solusi dari WHO untuk antisipasi Covid-19?

Berikut menurut rilis web WHO terkait Q&A (tanya jawab) terkait Covid-19 yang belum ketemu obatnya.

Apakah ada obat khusus untuk mencegah atau mengobati 2019-nCoV?

Sampai saat ini, tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk mencegah atau mengobati virus corona baru. Namun, mereka yang terinfeksi 2019-nCoV harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit parah harus mendapatkan perawatan suportif yang dioptimalkan.

Beberapa perawatan spesifik sedang diselidiki dan akan diuji melalui uji klinis. WHO membantu mengoordinasikan upaya untuk mengembangkan obat-obatan untuk mengobati nCoV dengan berbagai mitra.

Baca Juga:  Alhamdulillah! Obat Covid-19 Ditemukan

Jika Anda ingin melindungi diri dari infeksi coronavirus baru, Anda harus menjaga kebersihan tangan dan pernapasan dasar, serta praktik makanan yang aman dan menghindari kontak dekat, jika mungkin, dengan siapa pun yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk dan bersin.

Tindakan TIDAK secara khusus direkomendasikan sebagai solusi 2019-nCoV karena tidak efektif untuk melindungi diri sendiri dan bahkan bisa berbahaya:

– Mengonsumsi vitamin C

– Merokok

– Minum teh herbal tradisi

– Mengenakan banyak topeng untuk memaksimalkan perlindungan

– Mengambil pengobatan sendiri seperti antibiotik

Dalam kasus apa pun, jika Anda demam, batuk, dan sulit bernapas, cari perawatan medis sejak dini untuk mengurangi risiko terkena infeksi yang lebih parah dan pastikan untuk membagikan riwayat perjalanan baru-baru ini dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Baca Juga:  Karyawan Giant Positif Corona Hingga Tewas

Faktanya
Pada 11 Februari 2020, WHO dalam laman www.who.int memang pernah memuat artikel dalam Q&A on coronaviruses. Dalam artikel tersebut terdapat pertanyaan, “Apakah ada pengobatan spesifik atau tindakan untuk mencegah 2019-nCov?

Dalam laman yang sama, dijelaskan langkah-langkah yang tidak secara khusus direkomendasikan sebagai solusi 2019-nCoV, karena tak efektif melindungi diri sendiri dan bahkan dapat berbahaya. Di antaranya mengonsumsi vitamin C, merokok, minum teh herbal tradisi, mengenakan banyak masker untuk memaksimalkan perlindungan, dan mengambil pengobatan sendiri seperti antibiotik.

Lalu, pada 23 Februari 2020, WHO mengganti pertanyaan di atas dengan pertanyaan, “Apakah yang seharusnya tak boleh dilakukan?”

Baca Juga:  Kiat Hilangkan Rasa Bosan WFH

Jawaban dalam laman tersebut dituliskan langkah-langkah yang tidak efektif terhadap Covid-19 dan dapat berbahaya. “Merokok, mengambil obat herbal tradisional, mengenakan banyak masker, dan mengambil pengobatan sendiri seperti antibiotik,” kutip jawaban dari WHO.

Pada paragraf selanjutnya juga dijelaskan jika mengalami demam, batuk, dan kesulitan bernapas, maka disarankan mencari perawatan medis sejak dini untuk mengurangi resiko terkena infeksi lebih parah. Lalu dipastikan juga untuk membagikan riwayat perjalanan terakhir dengan penyedia layanan kesehatan.

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim WHO menyatakan merokok menjadi salah satu solusi mencegah Covid-19 adalah salah. WHO justru menyatakan merokok tak efektif terhadap Covid-19 dan dapat berbahaya. Adapun saat ini tak ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati Covid-19.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan