Dhayak & Sexy Bantu Supir Angkot Terdampak Corona

Bogor Times, Kabupaten – Penyebaran wabah Covid 19 (Virus Corona) serta pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus, membuat beberapa sektor usaha informal mengalami kesulitan. Salah satunya usaha angkutan umum (angkot) yang sepi penumpang. Tak ayal, para sopir angkutan umum, menjadi korban terdampak wabah pandemik global ini.

Berawal dari diskusi sederhana antara Ismail (45) seorang wiraswastawan di bidang advertising dan Hammad (28) seorang sineas muda asal Bogor, yang membahas mengenai wabah Covid 19 serta dampak ekonomi yang ditimbulkannya.

Baca Juga:  BODEBEK Rekor Terbanyak Corona

“Dari diskusi itu, kami berdua dapat ide dan sepakat untuk melelang apapun yang kita miliki. Seperti sepatu, baju, kaos, jaket dan lainnya. Uang yang terkumpul akan dibelikan sembako dan disalurkan kepada kawan – kawan sopir angkot, yang juga terdampak langsung secara ekonomi oleh wabah ini,” ungkap Ismail, kepada media ini, Jum’at (3/4/2020).

Dia menambahkan, proses lelang barang – barang tersebut dilakukan melalui jejaring media sosial selama 4 hari dan terkumpul uang senilai 3 juta rupiah. Selanjutnya, sambung Ismail, uang tersebut dibelikan barang sembako dan dibuat menjadi 60 paket sembako bernilai masing – masing 50 ribu rupiah.

Baca Juga:  Puluhan Warga Bekasi Positif Corona Tiap Minggu

“Hari ini telah kami didistribusikan dengan skala prioritas untuk para sopir yang sudah lanjut usia. Pendistribusian dibantu oleh rekan – rekan komunitas Dhayak Otomotif Club & Sexy Club Indonesia Korwil Parung – Bogor,” paparnya.

Ismail berharap, program bantuan sosial tersebut dapat menjadi bola salju kebaikan yang menggelinding dan menggugah empati masyarakat untuk saling peduli dan berbagi dalam mengahadapi wabah pandemi global saat ini.

“Semoga giat ini juga dapat menjadi motivasi diri dan rasa optimistis, bahwa wabah ini akan segera berakhir.” Pungkasnya.

Baca Juga:  PMII Kabupaten Bogor Menggelar Kosolidasi Kaderisasi dimasa new normal

Proses pembagian sembako dilakukan secara terpisah guna menghindari berkumpulnya banyak orang. Tampak dalam giat ini, Aning selaku perwakilan komunitas Dhayax serta Zaenal mewakili komunitas Sexy. “Bantuan kami salurkan kepada sopir angkot trayek 06 yang sudah lanjut usia.” Ucap mereka.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan