Diduga Corona, Pria di Rawahingkik Meninggal Dadakan

Bogor Times, Kabupaten-Pria berinisial A, yang hari hari diketahui sebagai penjual sendal keliling dan pedagang Counter pulsa, meninggal dunia secara mendadak ketika menikmati segelas kopi sekitar pukul 00:45 WIB, Rabu (27/05/2020). Korban yang merupakan warga asli Lampung yang tinggal di belakang SD 10 Rawa hingkik RT 01, RW 02, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Seperti diberitakan wartawan, korban saat itu menikmati segelas kopi di pinggir jalan Raya Narogong, di pintu masuk gang rawa hingkik RT 01 RW 02, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Kronologi Kakak-Adik di Cileungsi Terinfeksi Corona

Menurut keterangan ketua RW 02, Junaidi, kepada awak media Olnewsindonesia, dia mengatakan berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban meninggal dunia secara mendadak ketika sedang duduk menikma segelas kopi di depan Counter pulsanya

Ketua RW 02, Junaidi, mengatakan “saat menikmati kopinya tiba-tiba korban jatuh dan langsung meninggal dunia. Saksi yang melihat kejadian itu langsung melaporkan ke ketua RT setempat, dan ketua RT setempat langsung melapor ke Polsek Cileungsi

Selanjutnya, petugas polisi yang tiba di lokasi langsung olah Tempat kejadian perkara (TKP) dan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mendekati mayat korban di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengimbau masyarakat agar tidak terlalu dekat dengan korban atau Physical Distancing.

Baca Juga:  Website Covid19 Milik Pemerintah Tidak Bisa Diakses

Tidak lama berselang, datang 2 orang petugas kesehatan Rumah Sakit Mary dengan dilengkapi alat pelindung diri (ADP) sesuai standar penanganan protokol kesehatan Covid-19 melakukan pemeriksaan korban dan langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Mary untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut

Pantauan wartawan Korban dibawa ke rumah Rumah Sakit Mary oleh petugas kesehatan dengan menggunakan Ambulans Rumah Sakit Mary, dan berdasarkan keterangan dari petugas Rumah sakit Mary belum bisa memberikan keterangan terkait Kematian Korban, sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  PMII Kabupaten Bogor Menggelar Kosolidasi Kaderisasi dimasa new normal

Dan istri korban disaat dikonfirmasi awak media Bogor Times, istri korban belum bisa memberikan keterangan terkait Kematian suaminya karena Masi Shock dengan kematian suaminya yang begitu mendadak.(ELLO)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan