Diancam Oleh Aparat Desa terkait Dana (BST) Ibu Ibu desa Klapanunggal Melaporkan ke Pihak Berwajib

Bogor-Times (21/04/21)

Diduga di Ancam oleh Sejumlah staf desa Kelapanunggal, kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor,Jawa Barat, karena diketahui adanya pemotongan danah Bantuan Sosial Tunai (BST) dari kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp,300 perkepala Keluarga dari dana yang seharusnya Rp,600, Rabu pagi puluhan warga Klapanunggal Bogor mendatangi Polsek untuk meminta perlindungan karena ada ancaman terkait Keberatan pemotongan Bantuan sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) dan warga melakukan pengaduan ke Mako polres Bogor

Rabu siang dengan cara berjalan kaki puluhan Ibu-Ibu dan warga desa Klapanunggal, kecamatan Klapanunggal, kabupaten Bogor,Jawa barat mendatangi Mako Polsek Klapanunggal untuk meminta perlindungan terhadap ancaman dari Sejumlah staf Desa Klapanunggal terkit pemotongan danah Bantuan sosial Tunai (BST) dari kementerian sosial (Kemensos)

Baca Juga:  HMI Desak Polisi Usut Tuntas Motif Pelaku Penikam Syekh Ali Jaber

Dengan cara di ancam oleh sejumlah staf Desa Klapanunggal, Warga desa Klapanunggal mengakui pemotongan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut dilakukan secara sepihak dan dipaksakan dengan alasan mau dibagikan kepada warga yang tidak menerima Bantuan sosial Tunai (BST) dari kementerian sosial (Kemensos) tersebut

Kepada awak media seorang warga Klapanunggal yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan “diancam kita tidak takut di potong dana Bantuan sosial Tunai (BST) Rp,300 perkepala Keluarga di desa alasan buat di alihkan ke org yg blm dapat saya punya anak saya tidak mau dipotong-potong harusnya saya Rp,600 bukannya Rp,300

Baca Juga:  PC PMII Kab Bogor Ontrog Dinkes

Saat dikonfirmasi Awak media Kapolsek Klapanunggal, AKP. M. Fadly Amry SIK.SH.MH mengatakan “Benar tadi ada beberapa warga datang ke polsek melaporkan ada dugaan pemotongam dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah pusat, dan informasi ada juga ancaman terhadap warga yang suda melaporkan kasus ini ke Mako Polres Bogor, namu kita terima laporannya dan di jelaskan dan di arahkan lapor ke polres  karena sudah ada yang membuat laporan ke polres, jadi buat satu laporan ke polres untuk kesaksian dan lain lain

Baca Juga:  Ditanya Transparansi, Kadinkes Kabur Hingga Ricuh

Dengan Pengawalan pihak Koramil Klapanunggal, di Mako Polsek Klapanunggal sebagian warga desa Klapanunggal mengakui telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisan dan kini kasus tersebut sudah diterima pihak Polsek untuk segera ditindaklanjuti agar seluruh kesaksian parah Korban dilaporkan secara tertulis oleh seluruh korban ke pihak Polres Bogor. (Andre)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan