Durian Parung Mulai Langka

Parung, Bogor Times –Bagi para penikmat buah durian, tentu sangat mengenal kelezatan dan aroma durian yang berasal dari wilayah  Parung. Namun sayangnya, buah durian lokal tersebut kini sangat jarang ditemukan di pasar maupun di penjual lapak durian sepanjang Jalan Raya Kemang–Parung.

Warga Depok , Andi Alam (43) yang mengaku pemburu buah durian mengatakan, saat ini sangat sulit mencari durian asli Bogor, yaitu Durian Parung. Menurutnya, konstur durian yang renyah dan manis menjadi ciri khas durian asal Parung.

Baca Juga:  Bantarsari Jadi Pusat Jambu Kristal

 “Sejak kecil saya suka durian Parung. Waktu itu saya sering diajak orang tua ke sekitar Parung untuk membeli durian. Tapi sayangnya sekarang sudah langka,”ujarnya kepada wartawan, kemarin.

Dia mengaku telah menjajaki semua pasar dan lapak pedagang durian. Hanya saja, durian parung sedikit ditemukan.  Justru yang banyak dijual saat ini adalah durian dari wilayah Sumatera.

 “ Saya hanya temukan 3 butir duren asli parung. Sudah sangat langka durian ini,” ungkap Andi sapaan akrabnya saat sedang membeli duren.

Baca Juga:  Bantarsari Jadi Pusat Jambu Kristal

Sementara itu penjual duren asli parung, Nana (55) menerangkan,  dirinya yang berjualan di pinggir Jalan Raya Kemang Desa Pondok Udik Kecamatan Kemang membenarkan kelangkaan durian asli wilayah Parung. Umumnya, para pedagang menjual durian yang berasal dari Sumatera. 

“Kebanyakan duren Lampung dan Bengkulu. Kalau soal rasa dan aroma sebenarnya pembeli sudah pada tau. Harga memang variatif, tergantung ukurannya, penjual tidak lebih menjual duren asli parung sebanyak 50 buah,”ucap Nana. 

Menurutnya, langkanya buah durian asli Parung berbarengan dengan menjamurnya perumahan di wilayah utara. Walaupun terdapat banyak lahan luas untuk ditanami durian,  namun  lahan itu sudah milik penguasaha properti.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan