Gagalkan Manipulator Agama, Bupati Wajibkan ASN Ngaji

Bogor Times, Kabupaten Bogor-Adagium yang tengah buming di masyarakat “Jadi Ekstrim karena kurang ngaji”  memiliki filosofis kebenaran penting yang berasal dari pengalaman dan adat istiadat. Itu menjadi alasan banyak ulama maupun umaro yang menggalakan masyarakat untuk mengaji seperti yang dilakukan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Ia mendorong  aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemkab) Bogor untuk mengaji. Bahkan, beliau juga melakukan evaluasi menyeluruh.

“ASN semua harus hadir dalam. Pengajian. Jangan sampai pengajian sepi seperti yang saya lihat, ” tegas Ade Yasin dalam pengajian bulanan di Audiotorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga:  PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK DI TENGAH PERANG MELAWAN CORONa

Menurutnya, ketidak hadiran para ASN tak beralasan. Karena jadwal pengajian sengaja dilaksanakan pada jam kerja. 
“Kenapa dijam kerja? Itu karena saya berharap agar yang datang lebih banyak, tetapi kenyataannya sama saja, seperti dilaksanakan pada waktu sore hari,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Ke depan, Ade Yasin mengaku tak bosan mengimbau ASN agar ikut serta dalam pengajian bulanan Pemkab Bogor. Karena, menurutnya tujuan dari dilaksanakannya pengajian itu untuk meningkatkan rohani para ASN sesuai program Pancakarasa, yakni Karsa Bogor Berkeadaban.

Baca Juga:  Apakah Risalah Komite Hijaz ?

Ia mengatakan, jika urusan administrasi Pemkab Bogor mengingatkan dan mengevaluasi kinerja pegawai untuk bekerja sesuai target, tapi khusus kerohanian menurutnya Pemkab Bogor melibatkan kyai dan alim ulama.

Di samping itu, Ade Yasin mengusulkan agar kegiatan pengajian tidak hanya diisi dengan ceramah, melainkan juga tadarusan, layaknya dilakukan para pelajar Kabupaten Bogor setiap hari Jumat, yaitu Program Bogor Ngaos.
“Nanti pengajian dimulai jam 07.00 pagi jadi sekalian apel pagi, 15 menit diisi dengan ceramah, 30 menit pengajian jadi jam 08.00 sudah kembali ke kantor untuk melayani masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:  PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK DI TENGAH PERANG MELAWAN CORONa

(Wirasuta) 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan