Gunung Panjang Disegel, Warga Terapkan Hukum Kebiri Kaum Gay

Bogor Times,Kabupaten– Aksi seks massal kaum Sodom/homo di wisata pemandian Gunung Panjang berbuntut panjang. Kini, tempat wisata di Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor di segel Pol PP Kabupaten Bogor pada Selasa (21/4/2020).

Penyegelan dilakukan pada Pukul 09.00. Di dampingi jajaran muspika, Kecamatan dan Polsek Parung, area wisata tersebut di police line.

“Kami segel sementara waktu. Mengingat pemkab Bogor menerapkan PSBB dan adanya kasus yang mencoreng nama Kabupaten Bogor sebagai negeri Tegar Beriman,”tutur Kasi (Kepala Seksi) Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Agus Budi di lokasi Pada Selasa (21/4/2020) .

Baca Juga:  Kadis Dinsos tidak Transparan Dalam Bantuan covid-19

Ia mengapresiasi program Karangtaruna Desa Cogreg yang berperan aktif melakukan kontrol kebijakan PSBB. Ia berharap masyarakat juga bisa melakukan control.

“Pemerintah dan aparat kepolisian maupun TNI tak akan mampu mensukseskan pemutusan mata rantai Corona tampa bantuan pemerintah,” ucapnya.

Terpisah, ketua Kartar Desa Cogreg Ikhsan Saepul Munir menerangkan. Masyarakat dan para tokoh agama Desa Cogreg tengah membahas hukum adat kebiri bagi para Gay yang tertangkap di area Cogreg.

“Kejadian ini sudah terjadi beberapa kali. Untuk kedepannya, masyarakat akan berlakukan hukum kebiri di tempat. Jika terbukti oknum tersebut melakukan aktifitas homo seks di Cogreg,”tegasnya.

Baca Juga:  Manfaat Dana Desa Harus Merata

Hal itu dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku homo. Selain itu, dampak dan efek aktifitas homk seks akan berpengaruh buruk pada lingkungan dan generasi penerus.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan