Hadapi Covid-19 Majlis Taklim Remaja Diliburkan Sementara

Bogor Times, Kabupaten – Beberapa pengajian diwilayah Parung di tutup sementara waktu. Hal itu menyusul imbauan dari pemeritah mengenai upaya untuk mencegah penyebaran vurus Covid-19.

“Awalnya kami tetap bertahan dengan rutinitas pengajian tiap minggu. Namun virus itu sudah sampai di Gunungsindur, jadi pembina meliburkan sementara,” tukas Dewan Pengajar Majlis Taklim Remaja, Parung, Ustadz M. Abdul Maulana Rusydi.

Menurutnya, peliburan majlis taklim di wilayah Desa Cogreg bukan karena takut pada virus. Melainkan menjaga keberlangsungan hidup .”Secara syar’i, menjaga nasab bagian dari maksud dan tujuannya syariat,” terangnya.

Baca Juga:  Kronologi Kakak-Adik di Cileungsi Terinfeksi Corona

Meskipun pengajian rutinitas mingguan diliburkan. Para jamaah disarankan untuk rutin mengkonsumsi Daun Makam (Johar) dan lebih intensif membaca Rotib Al Haddad dan Maulid Diba di rumah masih-masing.

“Jadi libur bukan berhenti ngaji. Justru lebih intens. Yang tadinya Cuma seminggu sekali di bacar jadi setiap hari sehabis solat,” tegasnya.

Senada, Salah satu pembina Majlis Taklim Remana Parung, Ustdz M Fajar mengaku terpaksa meliburkan pengajian. Mengingat penularan virus yang sudah merambah hingga ke tetangga kecamatan.

Baca Juga:  Warga Tolak Pemakaman Jenazah  COVID-19

“Sejak ada fatwa MUI kami masih jalankan ngaji. Hanya setiap santri harus ikhtiyat dengan meminum daun makam agar imunitas tubuh kuat dari virus. Selain itu, informasi virus masih jauh dari parung,” tukasnya,

 Usai adanya informasi peredaran virus sampai di Gunungsindur. Para pembina dan dewan guru bermusyawarah dan memutuskan untuk meliburkan sementara waktu.

“Selain itu, tak semua tau manfaat daun makam dan banyak juga yang enggan minum jamu. Jadi saya anggap ini keputusan tepat,” kata Fajar.

Baca Juga:  Ikhsan Saepul Munir Pimpin Kartar Cogreg

Penutupan pengajian  dilakukan usai santer informasi lima warga di Kecamatan Gunungsindur positif Covid-16.  Hal itu dianggap menjadi dasar pentingnya warga parung untuk lebih siaga dan waspada.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan