Kasatpol PP Kota Bogor Nyaris Baku Hantam Dengan Warga, Walikota Pilih Bungkam.

Bogor Times, Kota Bogor – Baru-baru ini Kasatpoll PP Kota Bogor Agustian Syach nyaris terlibat baku hantam dengan salah satu warga berinisial (AS) yang merupakan pengunjung rumah makan dikawasan Bogor Barat pada Sabtu (29-08-2020) lalu.

Hal itu terjadi lantaran AS merasa terganggu dengan sikap Kasat Pol PP bersama rombongan Walikota Bogor Bima Arya, saat sidak ke salah satu rumah makan di kawasan Kota Bogor.

Berawal saat sidak yang diagendakan mulai pada pukul 21:00 Wib. Sebelum melaksanakan sidak, Bima lebih dulu memimpin apel di Balaikota.

Usai apel berlangsung, Bima yang didampingi Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim, Kabagops Polresta Bogor Kota, Kompol Prasetyo, dan Kasatpoll PP Agustian Syach pun mulai bergerak ke arah Botani Square.

Disinilah awal permasalahannya.

Setibanya di Botani Square, para pedagang mulai kocar-kacir melihat kehadiran Bima. Para pedagang rupanya sudah mengetahui imbauan walikota agar beroperasi hingga pukul 18:00 Wib. Disana, Bima juga sempat membantu para pedagang untuk menutup lapaknya.

Dengan membentangkan terpal yang ukurannya diperkirakan 10 × 12 m Bima pun ikut menutup lapak milik para pedagang.

Selang beberapa menit, perjalanan pun kembali dilanjutkan ke Jalan Bina Marga, Ciheuleut, dan Air Mancur. Setibanya di persimpangan Ciomas walikota pun mengambil arah empang, Mall BTM dan berakhir di Bogor Nirwana Residence (BNR).

Dengan menggunakan mobil bak terbuka Bima juga memakai pengeras suara meneriaki warga Kota Bogor untuk tidak lagi berkerumun pada saat jam yang telah ditentukan.

Walikota dan wakilnya juga turun untuk mengecek dan menyisir lokasi kerumunan. Kemudian sembari mengumumkan agar para pedagang tutup pada pukul 18:00 juga terus disuarakan menggunakan pengeras suara melalui mobil bak terbuka.

Pada saat Bima turun dari mobil bak terbuka dan menghampiri rumah makan tersebut. Pelanggan yang diketahui berinisial AS itu pun langsung membentak Bima. Sontak suasana pun jadi tegang.

Tidak terima pimpinanya di permalukan di depan umum Kasatpoll PP pun meradang. Agustian juga sempat memberikan ultimatum kepada pelanggan tadi. Saat itu, mata Kasatpoll PP ini dihadapan orang banyak melotot ke arah lelaki tua ini.

“Tidak terima cari saya dibalaikota,”kata Kasat Poll PP. Karena penasaran, Bogor Times pun mencoba mengonfimarsi kepada pelanggan tadi. Dirinya hanya mengaku kesal. “Saya kesal saja, tegas AS.

Sementara itu Kasatpoll Kota Bogor, ketika melihat Bogor Times melakukan wawancara Agustian Syach juga sempat mengeluarkan nada tinggi.

“Udahlah, Kau kan lagi kerja, sama abang juga lagi kerja, kita sama-sama kerja,”ujar Kasatpoll PP dengan rawut wajah kesal dihadapan orang banyak.

Menanggapi hal itu, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, para remaja yang masih nongkrong dipinggir jalan pun diminta pulang ke rumahnya masing-masing. Selain itu, Bima juga meminta agar masyarakat tetap menggunakan masker. Dia juga melarang agar setiap harinya berkumpul diatas pukul 21:00.

“Malam ini adalah hari pertama dan target utama sosialisasi kita lihat sebagian besar sudah patuh terutama toko-toko dan mall. Mulai Senin 31 Agustus kita akan memberikan sanksi mulai teguran, hingga denda. Kami akan pantau terus mulai pagi, siang dan malam,”singkat Bima. Terkait insiden ini Walikota lebih memilih bungkam dan langsung naik ke mobil.

Redaktur : Febri Daniel Manalu.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan