Ustadz Maulana tengah berceramah. (Arsip)

Ikuti Protokol Kesehatan, Ustad Maulana Akan Kembali Hibur Jamaah Musholah H. Ibrohim Piradita

Bogor Times, Kabupaten-Ribuan masa dipastikan akan memadati acara maulid Nabi Muhammad SAW. Meskipun demikian. Kegiatan yang diselenggarakan oleh tokoh masyarakat Bogor, Hajah Nurlaila Ibrohim Piradita ini akan menerapkan Protokol kesehatan ekstra ketat di acara yang digelar pada Jumat (27/11/2020) mendatang.

Apa saja yang akan dilakukan untuk antisipasi penularan virus di Masa Pandemi COVID-19i ini.  Antara lain:

1. Wajib Menggunakan Masker

Dokumentasi tahun lalu saat Ustad Maulana Memperingati Maulud Nabi SAW. (Arsip)


Setiapwarga maupun tamun undangan wajib mencucitangan di tempat yang sudah disiapkan oleh panita berupa air mengalir atau cairan pembersih tangan serta desinfektan.

Baca Juga:  Guru Ngaji "Syahid" Dalam Sumur

Selain itu, untuk peserta dan tamu undangan dibelaku masker tembus pandang selain juga menggunakan makser bahan.

2. Cek Suhu


Protokol kesehatan yang kedua adalah cek suhu. Saat berada di acaa para jamaah dan tamu undangan serta panitia diwajibkan menggunakan masker. Setiap orang yang memasuki sekolah juga akan dicek suhunya dengan menggunakan thermogun.

Sesuai aturan protokol kesehatan, para jamaah, tamu undangan dan panitia wajib berada dalam kondisi sehat. Orang dengan penyakit komorbid tidak diperkenankan masuk ke area acara. Dan tidak memiliki gejala Covid-19..

Baca Juga:  Muslim Se-Dunia Berduka, Musholah Dirusak

3. Jarak di Kelas

Para Jamaah, tamu undangan dan panitia di haruslakan men jaga jarak minimal 1,5 meter .

Selain menerapkan hal tersebut. PT Baraya selaku perusahaanyang memiliki hajad besar itu menyediakan puluhan tenaga medis untuk melakukan pengecekan kesehatan pada setiap tamu yang hadir.

“Ini Ikhtiyat kami untuk menjaga agar acara kami tak tersusupi virus,” kata Hj.R. Nurlaila Ibrohhim Piradita pada Minggu 22/11/2020).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan