Kades Cidokom Luncurkan Kartu Kendali Untuk KPM Dana Desa

Gunungsindur, Bogor Times – Dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid 19, pemerintah Desa Cidokom Kecamatan Gunung Sindur gunakan kartu kendali untuk penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) atau kurang mampu.

Program itu dikenal juga sebagai progra. bantuan dampak pandemi covid 19, yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2021. Rencananya, dana itu diberikan kepada 144 KPM dengan nilai Rp300 ribu per kepala keluarga sesuai aturan pemerintah. 

“Kartu ini untuk mempermudah penyaluran. Alhamdulilah hingga saat ini pemberian bantuan BLT untuk KPM sudah ke 4 (empat) kalinya di tahun 2021, sebesar Rp300 ribu rupiah perbulan, “ujar Sain Saputra kepala Desa Cidokom, Selasa (06/07/2021).

Baca Juga:  Negatif Covid-19, Lansia Meninggal

Ia megatakan, bantuan langsung tunai dari DD yang diberikan ke masyarakat atau KPM senilai Rp300 ribu, melalui seleksi dari para ketua rukun tetangga (RT) dan Pemdes, guna menentukan layak atau tidak. 

Guna ³indari antrian, kepala Desa Cidokom mengeluarkan kartu kendali untuk penerima manfaat bantuan DD itu, kartu kendali juga untuk mempermudah pelayanan saat penyaluran BLT program Dana Desa.

“Kartu yang kita buat seperti kartu kredit, jika KPM datang kedesa tinggal tanda tangan mengisi kolom pada lembaran buku, sehingga bisa terkontrol. Kalau data penerima melalui usulan ketua RT setempat, “terangnya.

Baca Juga:  5 Warga Gunung Sindur ODP

Kepala Desa Cidokom menambahkan, selain efisien pelaksanaan pelayanan pada masyarakat terutama penerima manfaat, kartu kendali di buat bertujuan untuk akurasi data laporan ke infekstorat kabupaten Bogor. 

Sambung Sain menjelaskan, pengalaman tahun 2020 lalu, pemeriksaan dari infekstorat, masyarakat ada juga yang mengaku baru mendapatkan 5 kali atau 6 kali padahal sudah 9 kali, jika dengan kartu ini bisa lebih akurat data.

“Kartu ini juga mempercepat pelayanan sehingga prosesnya hannya 10-15 menit, dan tidak menimbulkan antrian. Kita tinggal menjadwalkan, ketika anggarannya sudah sampai ke kas desa, kemudian kita sebarkdn undangan ke para ketua RT dan kita cairkan ke KPM, “pungkasnyal.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan