Kades Sukaraja Meninggal Disantet?

Bogor Times, Kabupaten- Pelantikan Kepala Desa di Kabupaten Bogor pada Rabu 18 Desember 2019 pukul 09.00 WIB tiba-tiba menjadi haru. Usai meninggalnya Dede Iskandar, Kades Sukaraja.

Banyak yang menganggap meninggalnya sang kades sangat misterius. Pasalnya, selang beberapa jam dilantik kades pilihan terbanyak rakyat Desa Sukaraja itu tutup usia. Tepatnya pukul 16.45 WIb.

Kisah misterius ini menuai banyak kontroversi di masyarakat. Bahkan, adapula yang menduga pengguna ilmu Santet menjadi dalang.

“Katanya disantet. Tapi belum pasti benar atau tidaknya, ” tutur salah satu warga Desa Sukaraja, Omday pada Kamis (19/12/2019).

Baca Juga:  Gunung Panjang Disegel, Warga Terapkan Hukum Kebiri Kaum Gay

Menurut Omday, cerita itu menyebar di masyarakat. Padahal, keluarga korban sudah memastikan riwayat penyakit almarhum.

“Keluarganya sudah cerita. Sebelum pelantikan kades cekup ke RS. Memang ada riwayat jantung, ” ucapnya.

Kades Sukaraja terpilih Dede Iskandar meninggal dunia karena serangan jantung. Dede baru tadi pagi dilantik Bupati Bogor Ade Yasin bersama seluruh kades terpilih di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Prihal riwayat penyakit jantung juga dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Sukaraja AKP Dali. Menurutnya, Kades Dede meninggal karena terkena serangan jantung. Hal itu berdasarkan riwayat medis.

Baca Juga:  Kartar cogreg dan ketua Lingkungan Inisiatif lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Rumah Rumah warga

“Keluarga sudah tau. Almarhum punya riwayat jantung,” tuturnya.

Meskipun terlihat baik-baik saja saat dilantik. Penyakit jantunghya mulai bereaksi saat berada di rumah.

“Setelah sampai di rumah, beliau istirahat, duduk, tiba-tiba meninggal terkena serangan jantung,” kata Dali.

Saat tak sadarkan diri, sambungnya, Dede langsung dibawa ke Rumah Sakit Azra, Kota Bogor, untuk diberi pengobatan. “Di bawa ke rumah sakit tapi tidak tertolong,” pungkasnya.

Meskipun informasi riwayat penyakit Dede sudah diketahui oleh masyarakat. Namun, prihal issue santet masih santer terdengar. Diduga berkaitan dengan riwayat pencalonan perdana almarhum.

Baca Juga:  PMII Gelar Konfercab Ke 21

Bagikan:

Tinggalkan Balasan