KLHK dan DLH Andalkan Investigasi Internal PT.PPLI


KLAPANUNGGAL, Bogor Times-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor berkunjung ke area pabrik berkaitan ďugaan kebocoran uap limbah PT.Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang merugikan masyarakat Kabupaten Bogor belum lama ini (23/3/2021).

Manajer Humas PT PPLI, Arum Tri Pusposari menerangkan. Kedatangan wakil rakyat itu sebatas mendengar dan memastikan penanganan kasus insidentil uap yang sampai ke warga. 


“Betul DPRD Kab Bogor datang. Dan pada intinya mereka menunggu hasil investigasi dari PT. PPLI sesuai arahan KLHK dan Dinas LH Kab Bogor,” kata Manajer Humas PT PPLI, Arum Tri Pusposari
Lalu secara paralel PT. PPLI, sambungnya, akan menemui wakil warga yaitu  kades setempat untuk mendapatkan penjelasan langsung mengenai permintaan warga atas insiden kemarin. 

https://youtu.be/bpYynGYjrZ8
“Akan ada tim community relations yang akan menemui langsung,”pungkasnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, PT. PPLI akan berkomunikasi secara intens dengan warga untuk mendapatkan informasi tentang keluhan. Selain itu, PT PPLI masih terus menempatkan tenaga medis di area terdampak.


“PT. PPLI masih terus mengerahkan tenaga medis untuk menangani masalah kesehatan warga yang terdampak insiden,” ucapnya.


Kepada Bogor Times, Inah (53) mengaku terganggu dengan bau seperti gas yang berasal dari PT.PPLI. Bau tersebut timbul tiap hari saat siang dan sore.  “Biasanya hanya sebentar baunya. Baru beberspa hari lalu itu yang lama terasa baunya pun lebih menyengat,”ucapnya (26/3/2021).


Bau tersebut , menurut Warga Rt01/3 Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal ini,  membuat kepala pusing, mual dan membuat tenggorokan seperti tercekik.”Kalau saya merasa tenggorokan kaya dicekik. Ada juga yang ngaku mual dan pusing-pusing,”ucapnya.


Ia berharap, PT tersebut tak lagi berada di dekat pemukiman warga. Karena pencemaran udaranya lebih besar dari pada manfaatnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan