Mau Dirapid Tes, Ratusan Pedagang Pasar Cileungsi Kabur

Bogor times, Kabupaten-Nampanya warga Kabupaten Bogor tak takut lagi dengan Covid-19. Justru, kini warga hawatirkan Rapid Tes.

Menindak intruksi Bupati kabupaten Bogor untuk menutup pasar Cileungsi ,Camat Cileungsi, Zaenal Ashari beserta muspika Cileungsi hal itu terlihat dari kegiatan penyemprotan disinfektan, Rapid tes, dan Tes Swab yang digelar oleh muspika Kabupaten Pada Minggu (31/5/2029).

Dari target 309 warga yang akan di tes. Hanya 57 yang datang. Al hasil, untuk memutus penularan pasar langsung ditutup.

“Sesudah apel,kami melaksanakan rapid tes,dan ini hanya penutupan sementara hanya 2 hari,”ungkap Camat Cileungsi Zenal Ashari,

Dijelaskannya,Ada Para pedagang pasar Cileungsi yang sekarang terindikasi OTG,( orang tanpa gejala) sebanyak 2 orang sudah dirawat di rumah sakit dan yang 2 orang lagi sedang melakukan isolasi mandiri di rumah nya masing masing.

Baca Juga:  Play Over Cileungsi Dihujani Disinfektan

“Saya sebagai Camat Cileungsi menghimbau kepada Seluruh masyarakat Cileungsi agar tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjaga hidup bersih dengan sehat serta memakai masker,handsnizer,dan rajin cuci tanggan,” ucapnya.

Sedangkan Kabid P2P dinas kesehatan kabupaten bogor,DR, Dedi syarif mengatakan. Bahwa kegiatan hari yang mereka lakukan di pasar Cileungsi adalah menindak lanjuti hasil temuan tes swab masal yang dilakukan di Pasar Cileungsi dengan hasil 4 pasien fositip Covid-19 hasil tes Swab yang telah dirilis media center.

Baca Juga:  HARGA REMPAH KENA "BERKAH" VIRUS CORONA

Dalam kegiatan itu turut hadir danramil Cileungsi, Mayor Inf Acep, pengawas Pasar TOhaga, Rasim Kusba, dan Kabbid P2P, Dr Dedi Syarif
” Saya berharap 300 orang sasaran yang akan dilakukan tes, tapi karena toko toko sudah tutup,jadi hanya 57 orang yang bisa dites, ” kata Dedi Syarif.

Dedi juga mengatakan,bila pasar dibuka kembali,nantinya akan ada program lanjutan rapid tes,supaya kita punya data dengan hasil 57 rapid dan 32 swab.

“Untuk Pasar Cileungsi tindak lanjutnya hanya ditutup sementara dan itu nanti kita serahkan ke gugus tugas covid-19 Kabupaten Bogor,”pungkas Dedi

Si tempat yang sama, Rasim kusba sebagai pengawas pasar Tohaga Kabupaten Bogor sangat mengaspresiasi kegiatan yang dilakukan Gugus Depan. Menurutnya penanggulangan Covid-19 Kecamatan Cileungsi adalah hal yang sangat penting.

Baca Juga:  Pedagang Cileungsi Kini Sambut Baik Gugus Tugas Covid-19

“Sebagai pengawas Pasar Togaga,Saya siap mendukung kegiatan gugus depan Penanggulangan Covid-29,Supaya semua Pedagang Pasar tohaga sekabupaten Bogor dilakukan tes rapid,”ungkap Rasim

Dirinya juga meminta agar semua info terkait hasil Kegiatan gugu depan covid-19 di tiap tiap Pasar Tohaga di buka dengan terang, Bila ada yang terjangkit jangan ditutup tutupi,buka dan jelaskan karena ini adalah pendemi. “Supaya kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona ini,” Tegas Rasyim. (Andri)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan