‘Nafsu’ Antarkan Manusia Kekemuliaan

Bogor Times, Opini-Sebagaimana kita semua ketahui bahwa musuh yang paling berat di tunduk dalam diri adalah nafsu sendiri, tapi jangan melihat nasfu dari sisi jeleknya saja sebab nafsu juga adalah yang membawa manusia ketingkat ketaatan paling tinggi dan mulia.

Mari kita semua memperhatikan bagaimana Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani Al-Jawi membagi nafsu dalam 7 tingkatan yang dikenal dengan istilah “marotibun nafsi”. Tempat-tempat dimana nafsu ini bersemayam pada tubuh kita, yaitu sebuah titik halus dalam diri kita yang keberadaannya tersebar. 

4 Golongan yang Tidak Tersentuh Api NerakaKenapa Manusia Diberi Ujian dan Cobaan? Ternyata Ini Hikmahnya7 Jenis Nafsu dalam Diri Manusia Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani. 

Berikut pembagian 7 jenis Nafsu :
1.NAFSU AMMARAH
Ialah nafsu yang selalu mendorong manusia kepada keburukan dan kemaksiatan nafsunya ini selalu mengusai manusia.
Dan tentaranya sebagai berikut :

1. Al-Bukhlu kikir atau pelit

2. Al-Hirsh (tamak & rakus

3. Al-Hasad artinya hasud

4. Al-Jahl artinya bodoh

5. Al-Kibr artinya sombong

6. Asy-Syahwat keinginan duniawi

2. NAFSU LAWWAMAH
Nafsu lawwamah, ialah nafsu yang sudah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya, namun masih banyak terpeleset dalam perbuatan maksiat, sehingga membuatnya selalu menyesali diri.
Nafsu lawwamah tempatnya adalah “al-qolbu” tepatnya dua jari di bawah susu kiri. Adapun pasukan-pasukannya sebagai berikut :

1. Al-Laum artinya mencela2. Al-Hawa artinya bersenang-senang3. Al-Makr artinya menipu4. Al-’Ujb artinya bangga diri5. Al-Ghibah artinya mengumpat6. Ar-Riya’ artinya pamer amal7. Az-Zhulm artinya zalim8. Al-Kidzb artinya dusta9. Al-ghoflah artinya lupa
Ini terlalu banyak resikonya buat kita semua

3. NAFSU MULHAMAH
Nafsu mulhamah Ialah nafsu yang sudah mengenali kotoran-kotoran yang halus seperti riya, ujub, sombong, dengki, cinta dunia, dan lain-lain dari pada penyakit-penyakit batin, tapi ia belum bisa melepaskan diri dari kotoran-kotoran halus itu.
Nafsu mulhamah tempatnya adalah “Ar-ruh” tepatnya dua jari di bawah susu kanan.
Adapun laskar2-nya sebagai berikut :
1. As-Sakhowah artinya murah hati.2. Al-Qona’ah artinya merasa cukup3. Al-Hilm artinya murah hati.4. At-Tawadhu’ artinya rendah hati5. At-Taubat artinya taubat atau kembali kepada Alloh6. As-Shobr artinya sabar7. At-Tahammul artinya bertanggung jawab
Sekurang kurang2nya kita miliki nafsu ini.

4. NAFSU MUTHMAINNAH
Nafsu muthmainnah, ialah yang dibacakan ustadz tadi, nafsu ini yang sudah bersih dari kotoran-kotoran halus dan telah berganti sifat-sifat tercelanya menjadi sifat-sifat terpuji, sudah berakhlak dengan akhlak Allah yang jamaliyah berupa kasih sayang, lemah lembut, kemuliaan, dan lain-lain.

Di sini awal mula seseorang sampai kepada Allah, tetapi ia masih belum bersih dari kotoran-kotoran yang halus sekali seperti syirik khafi syirik tersembunyi.

Nafsu muthmainnah tempatnya “As-Sirr” artinya rahasia, tepatnya dua jari dari samping susu kiri kea rah dada. Adapun konco-konconya sebagai berikut :
1. Al-Juud artinya dermawan2. At-Tawakkal artinya berserah diri3. Al-Ibadah artinya ibadah4. Asy-Syukr berterima kasih5. Ar-Ridho artinya rido6. Al-Khosyah artinya takut akan melanggar larangan Allah sekecil apapun.

5. NAFSU RADHIYAH
Nafsu radhiyah ialah nafsu yang telah sampai maqam fana, tetapi ia masih melihat diri telah fana sehinga dapat membawanya kepada riya.
Nafsu rhodiyah tempatnya adalah “Sirr Assirr” artinya sangat rahasia, tepatnya di jantung yang berfungsi menggerakkan seluruh tubuh.

Adapun pasukan-pasukannya sebagai berikut :
1. Al-Karom2. Az-Zuhd artinya zuhud3. Al-Ikhlas artinya ikhlas tanpa pamrih4. Al-Waro’ artinya meninggalkan syubhat5. Ar-Riyadhoh artinya latihan diri6. Al-Wafa’ artinya tepat janji.

6. NAFSU MARDHIYYAH
Nafsu mardhiyyah ialah nafsu yang telah fana dari fana dan sudah tenggelam dalam lautan tauhid. Nafsu ini tempatnya adalah “Al-khofiy” artinya samar, tepatnya dua jari dari samping susu kanan ke tengah dada. Adapun pasukan-pasukannya sebagai berikut :

1. Husnul Khuluq artinya baik akhlak2. Tarku maa siwalloh artinya meninggalkan selain Alloh

3. Al-Luthfu bil kholqi artinya lembut kepada makhluk

4. Hamluhum ‘ala sholah artinya mengurus makhluk pada kebaikan

5. Shofhu ‘an dzunubihim artinya mema’afkan kesalahan makhluk6. Al-Mail ilaihim liikhrojihim min dzulumati thoba’ihim wa anfusihim ila anwari arwahihim artinya mencintai makhluk dan cenderung perhatian kepada mereka guna mengeluarkannya dari kegelapan (keburukan) watak dan jiwa-jiwanya ke arah bercahayanya ruh-ruh mereka.

7. NAFSU KAMILAH
Nafsu kamilah, Ialah nafsu yang sudah sempurna (kamil) yang sudah menyatu dengan Rabbaul Jalil.
Nafsu kamilah tempatnya adalah “Al-Akhfa” artinya sangat samar, tepatnya di tengah-tengah dada. Adapun pasukan-pasukannya sebagai berikut :
1. Ilmul-yaqiin2. Ainul-yaqiin3. Haqqul-yaqiin
Demikianlah serba sedikit tentang jenis nafsu sebagai penutup di ingatkan bahwa berdasarkan klasifikasi nafsu itu, nafsu yang harus dikalahkan adalah nafsu amarah dan lawwamah, dan tidak ada jalan yang terbaik untuk membersihkan segenap nafsu ini selain banyak ber dzikir.
Sumber : http://www.muslimoderat.net.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan