Pasca Ledakan Bom Di Gereja Katedral Sulawesi Selatan Ini Kata Kapolresta Bogor

Bogor Times,Kota Bogor-Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro bersama Korem 061 Suryakencana/SK memastikan Kota Bogor masih dalam situasi aman dan kondusif.

Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut pasca meledaknya bom di Sulawesi Selatan Makassar

“Kegiatan patroli ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya hal serupa.Sebab sebelumnya ledakan bom terjadi di Gereja Katedral Makassar.Untuk mencegah terjadinya hal itu di Kota Bogor maka kami pun akan rutin melakukan patroli,”kata Kapolresta kepada para pewarta Minggu (28/3/2021).

Untuk itu,agar dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada warganya di Kota Bogor,kapolresta pun menyiagakan 2/3 dari kekuatan atau ada sebanyak 760 personil.

“Ada 760 personel yang disiagakan untuk menyisir 85 gereja di Kota Bogor. Kami pun meminta kepada masyarakat jika melihat adanya hal-hal yang mencurigakan harap segera melaporkannya kepada polisi,”singkat Condro.

Sementara itu,Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 061/SK Mayor Ermansyah juga mengatakan hal senada.Bahwa Kota bogor saat ini masih aman.

“Sebab selain dijaga oleh banyak polisi juga dijaga oleh banyak pasukan pengamanan presiden (Paspampres). Pak presiden kan tinggal di Kota Bogor jadi sudah barang tentu pengamanan pun sudah optimal. Selain itu juga banyak pasukan jago tembak dan juga jago beladiri,” singkat kapenrem.

Sebelumnya diberitakan,sebuah bom meledak di Gereja Katedral Hati Yesus Yang Mahakudus pada Minggu (28/3) 10:28 Wita.

Berikut ini fakta-fakta bom bunuh diri yang menghebohkan Jemaat Gereja Katedral Makassar Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Sulawesi Selatan.

Bom bunuh diri itu meledak tepatnya di pintu gerbang gereja saat pelaku dihentikan oleh sekuriti.

Akibat bom bunuh diri itu, setidaknya ada sebanyak 14 Jemaat mengalami luka-luka dan seketika itu pelaku pun tewas.

Menurut pemaparan dari Pastor Gereja Katedral Makassar Wilhelmus Tulak bom,meledak pada saat jumat sudah selesai melakukan misa kedua

“Peristiwa terjadi setelah kami selesai ibadah kedua, Misa kedua,” singkat Pastor kepada para wartawan.

Editor : Febri Daniel Manalu

Bagikan:

Tinggalkan Balasan