Pemandangan Gunung Yang Indah Tertutup Tumpukan Sampah

Bogor Times, Kabupaten– Udara yang segar pemandangan alam yang indah dengan view pegunungan, sawah dan sungai kini sudah tidak bisa dirasakan  lagi. karena sampah yang menumpuk di bantaran sungai cibe’et, Kampung Serena Tonggoh Desa Sirnarasa Kecamatan  Tanjungsari kabupaten Bogor, kini hanya bisa lihat sampah – sampah berserakan dan menghirup bau yang menyengat  (3/1/2021).

Sampah yang menumpuk tersebut berbagai varian dari mulai sampah Organik, Anorganik ,Sampai B3 (Bahan Berbahaya Beracun) sehingga jika dibiarkan bisa membahayakan kesehatan warga sekitar.

Jaenudin pemuda sekitar, merasa geram dengan sikap sebagian masyarakat yang membuang sampah ke bantaran sungai cibeet tersebut, tetapi dia tidak bisa mengetahui siapa saja yang buang sampah ke sungai dikarenakan pelaku yang tidak bertanggung jawab tersebut membuang sampah malam hari atau kondisi lagi sepi.

Baca Juga:  PAC GP Ansor Pamijahan gelar Do'a bersama

“Geram juga dengan pelaku pembuangan sampah bantaran sungai cibe’et ini, tapi mau bagaimana lagi saya tidak mengetahui juga orang yang membuang nya siapa dan dari mana karena tempatnya sepi jauh dari pemukiman, tadi juga melihat dari kejauhan orang yang buang sampah entah siapa pakai motor sepertinya bukan warga sini (Serena Tonggoh Red). sudah diteriakin tapi tetap saja  buang sampah tersebut “ ujarnya.

Jae sapaan akrabnya,berpendapat selain merusak pemandangan sampah tersebut bisa menjadikan sumber penyakit  kalau dibiarkan, karena dari tumpukan sampah bisa menjadi perbukitan sampah atau sampah yang menggunung, sehingga bau yang menyengat akan terasa sampai pemukiman.

Baca Juga:  Tahlilan Perspektif Historis, Sosiologis, Psikologis, dan Antropologis

“Kalau di biarkan ini akan  akan  jadi sumber penyakit ini, sekarang  baru tumpukan besok – besok bisa menjadi bukit sampah bahkan bisa menggunung, sehingga semula warga yang datang kesini yang tadinya untuk menikmati udara segar dengan pemandangan gunung dan sungai malah mencium aroma bau busuk  yang menyengat masuk kedalam hidung dan merusak kesehatan akibat dari  gunung sampah”kata Jae.

Di tempat terpisah Asep Muttaqien Billah selaku sekertaris MUI Kecamatan Tanjungsari menghimbau kepada semua elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan dan merawat lingkungan karena kebersihan itu sebagian dari iman.

Baca Juga:  Gelar do'a Bersama PK PMII STAI Al-Aulia siap menghadapi Era New Normal

“Kepada semua lapisan masyarakat dan pemerintah setempat  mari kita rawat lingkungan kita kalau bukan sama kita sama siapa lagi, Sudah pada tau lah perintah agamanya tentang kebersihan tidak usah di sebutkan lagi, sekarang tinggal menerapkan dalam kehidupan sehari – hari jangan sampai cuman mengetahui tapi tidak menjalankan percuma kalau begitu ngaji dari kecil tentang kebersihan tapi tidak bisa merawat lingkungan, ” ujarnya

Bagikan:

Tinggalkan Balasan