Pendukung Habib Rizieq Desak Anggota DPRD Kota Bogor Memakzulkan Walikota Bima Arya Melalui Pembentukan Hak Angket.

Bogor Times,Kota Bogor-Ratusan simpatisan pendukung Habib Rizieq kembali melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Bogor pada Jumat 18 Juni 2021.

Dalam aksi kali ini para pendukung Habib Rizieq meminta,agar DPRD Kota Bogor memakzulkan Walikota Bogor Bima Arya.

Hal itu diungkapkan oleh Habib Muhammad Al Attas saat menyampaikan orasi dihadapan para pendukungnya.

Dalam kesempatan itu Habib mengungkapkan,bahwa dia dan ratusan pendukung Habib Rizieq lainnya tak ingin lagi berdamai dengan Walikota Bogor.

Itu karena para pendukung Habib Rizieq sudah mengaku kecewa dan marah kepada Walikota Bogor.

Aliansi Umat Islam Bogor Raya menyatakan,mosi tidak percaya kepada Bima Arya dan menuntut agar walikota dilengserkan melalui pembentukan hak angket yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Bogor.

Alasan pendukung Habib Rizieq meminta agar Walikota Bogor itu dimakzulkan,itu karena Bima Arya dinilai melakukan diskriminasi terhadap penegakan hukum.

Di Kota Bogor juga diduga masih banyak terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan.Namun dia lagi-lagi bertanya kepada Walikota Bogor kenapa hal itu juga tidak dilaporkan kepada polisi.

Sehingga ini dapat dijadikan bukti bahwa Bima Arya patut dilengserkan.

Namun hal yang paling membuat pendukung Habib Rizieq ini kecewa,itu diduga karena Bima Arya pernah berjanji mau mencabut laporan polisi dan janji itu dinyatakan pula di hadapan para ulama.

Tapi nyatanya Bima Arya tidak jadi mencabut laporan polisi dikarenakan dia diduga diintervensi oleh Kapolda Jabar.Padahal kata Habib hak untuk mencabut laporan adalah haknya pelapor.

“Bukan haknya kapolda sehingga terlihat walikota bisa diatur-atur. Bima Arya layak dimakzulkan karena Bima adalah pembohong dan Bima Arya adalah pengkhianat karena si Bima takut sama kapolda sehingga tak pantas menjadi Walikota Bogor,”ujar Habib yang juga disambut teriakan para pendukungnya.

Dalam kesempatan itu,Habib pun menanyakan kepada orang-orang yang ikut berunjuk rasa.

“Mau tidak Walikota Bogor pengecut, suka tidak Walikota Bogor penghianat mau tidak makanya walikota wajib untuk dilengserkan,”ujar dia lagi kepada para pendukungnya.

Kekecewaan pendukung Habib Rizieq ini itu dikarenakan Bima pernah berjanji untuk mencabut laporan.

Namun ternyata Bima Arya justru buru-buru menugaskan Kasatpol PP untuk melaporkan Rumah Sakit Ummi ke Polresta Bogor Kota.

“Dan si Bima sampai saat ini tidak mampu menjelaskan siapa yang menekan dan memesan dan sampai saat ini juga tidak mampu menjelaskan siapa yang menekan atau memesan sehingga tiba-tiba sikapnya berubah dan justru terlihat menyembunyikan pihak tertentu sehingga ini alasannya bahwa Bima wajib dilengserkan,” singkat dia mengakhiri orasinya sembari mengajak para pendukungnya pulang ke rumah masing-masing.

Kezaliman lainnya kata Habib itu juga dia lihat dalam persidangannya Habib Rizieq. Dia menilai bahwa jaksa penuntut umum (JPU) juga kurang 4j*r lantaran JPU mengatakan bahwa gelar imam besar hanya isapan jempol belaka.

Editor : Febri Daniel Manalu

Bagikan:

Tinggalkan Balasan