Perusahaan Air Ilegal Resahkan Warga

Bogor Times, Kabupaten-Keberadaan bangunan Tampa Izin menjadi kegelisahan masyarakat Kabupaten Bogor. Tak ayal, bangunan tersebut merugikan negara dan masyarakat.

Seperti Perusahaan air curah bodong atas nama CV Tirta Wahyu yang lama berdiri di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja.Kepada Bogor Times, Pengacara Senior Bogor, Amir Amirullah menerangkan. Pemerintah daerah harus ambil peran. Terlebih lagi berkaitan dengan urusan kemaslahatan.

“Urusan Air bukan sepele. Mengenai hajat orang banyak yang dieksploitasi besar-besaran tampa perhitungan kemaslahatan harus disikapi serius oleh Pemerintah,”tegasnya.

Baca Juga:  PMII:Tindak Tegas Jenderal Dibalik Galian Ilegal
Ini bantahan Kades Cijujung.(Vidio:Arsip)

Menurutnya, penyelenggaran tertib administrasi perizinan berkaitan erat dengan kemaslahatan. Lantaran retribusi setiap kegiatan usaha akan kembali pada masyarakat.

“Kalau masyarakat tidak mendapatkan apa-apa dari aktifitas usaha tersebut. Padahal puluhan tahun usaha itu beroperasi, tentu menjadi problem,”ucapnya.

Terpisah, Ketua umum Benteng Padjajaran, Doelsamson sambarnyawa mengaku telah membuat laporan . Ia mendesak Bupati Bogor, Makosat Pol PP, PDAM kabupaten Bogor, Badan perijinan satu pintu dan kejaksaan ambil sikap.

“Organisasi Benteng Padjajaran segera melaporkan surat susulan ke 2 hasil temuan tim investigasi ke dinas terkait,” tegasnya.

Baca Juga:  Galian Tambang Milik Yayasan Pendidikan Resahkan Warga

Sebagai anak bangsa, kata Samson, pihaknya tengah bekerja sesuai amanat UU no 17 tahun 2013 organisasi masyarakat sebagai sosial kontrol, sesuai amanat UU KIP no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

“Kami meminta kepada pemerintah daerah segera  menertibkan  perusahaan perusahaan tanpa IMB segera segel ditertibkan !,” pungkasnya.

Menurutnya, Perusahaan air curah atas nama CV Tirta Wahyu yang sudah beroperasi puluhan tahun tanpa IMB dan tidak bayar retribusi daerah sehingga Pemda kabupaten Bogor dirugikan milyaran rupiah. 

Baca Juga:  Pengusaha Galian Desa Lulut Dikeluhkan Warga

“Atas perbuatan melanggar hukum, kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah dan kejaksaan agar memanggil, memeriksa kepala desa Cijujung, yang di duga sebagai pemilik perusahaan tersebut,” tuturnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan