Propagandis Buat Ciseeng Jadi Zona Merah

Bogor Times, Kabupaten- Di tengah upaya pemerintah menanggulangi perluasan VIrus Corona/Covid-19 ada saja oknum propagandis yang memanfaatkan keraguan masyarakat hingga enggan waspada. Dengan propaganda yang mengambinghitamkan pemerintah,dalih agama masyarakat digiring untuk lengah.

Al hasil, kawasan zona merah penyebaran Corona Virus Disseas (Covid 19) di Kabupaten Bogor kembali bertambah yaitu wilayah Kecamatan Ciseeng. Hal ini pasca diumumkannya seorang warga di kecamatan tersebut yang meninggal dunia dan positif terpapar virus Corona.

“Saat ini terkonfirmasi positif wabah virus corona di Kabupaten Bogor bertambah 4 orang, hingga total jumlahnya mencapai 33 orang,” kata Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Sabtu (11/4/2020).

Baca Juga:  Koruptor Al-Quran Turut Serukan Reoni 212

Menurut Ketua Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor ini, 4 orang positif Covid 19 tersebut adalah warga Kecamatan Bojonggede, Cibinong dan Ciseeng.

“Pasien terkonfirmasi positif  virus Corona warga Ciseeng dinyatakan telah meninggal dunia dan ini menambah kecamatan yang masuk zona merah hingga total ada 11 kecamatan.” imbuhnya.

Penelusuran awak media ini pasca adanya informasi tersebut, banyak muncul broadcast informasi dan rekaman suara yang tersebar di jejaring media sosial. Isinya meminta masyarakat agar tidak berkunjung ke wilayah Desa Ciseeng dan Pasar Ciseeng.

Baca Juga:  PK PMII STAI AL-AULIA Ziarah ke Banten guna merefleksikan NDP

“Isinya himbauan agar masyarakat waspada, karena jadi banyak warga yang masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP),” ungkap seorang warga Kecamatan Ciseeng yang enggan namanya dituliskan.

Sementara Kepala Puskesmas Ciseeng dr. Marlina Mafilinda mengatakan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan jangan panik. Dia menegaskan, sebaiknya masyarakat mengikuti saja semua anjuran pemerintah seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), tetap diam di rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker saat keluar rumah. “Kami tenaga medis serta seluruh pihak terkait, terus bekerja agar wabah ini dapat dicegah penyebarannya secara maksimal.” Pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan