PSBB “Telurkan” Banyak Penipu dan Penggelap

Bogor Times, Kota-Diduga karena himpitan ekonomi. Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor aksi penipuan dan penggelapan marak terjadi.

Dalam kurun satu bulan terakhir, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota menerima sebanyak 60 laporan polisi (LP) dari masyarakat yang datang ke markas di Jalan Kapten Muslihat itu.

Jumlah tersebut dihitung sejak memasuki masa PSBB transisi dan pra Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), pada tanggal 3 Juni hingga 14 Juli 2020.

Baca Juga:  Kejari Kota Bogor Disebut "Langgar" MoU Dengan Menetapkan Enam Kepala Sekolah Sebagai Tersangka Pada Kasus Dana Bos 2017.

“Terhitung sejak Maret hingga Juni, tidak ada LP yang masuk, mungkin karena masyarakat juga takut ya untuk keluar. Nah sekarang udah mulai nih banyak laporan yang masuk,” ucap Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, AKP Firman Taufik.

Tak tanggung-tanggung, total LP yang masuk sebanyak 60 ke Polresta Bogor Kota, didominasi paling banyak oleh kasus penipuan sebanyak 20 laporan, lalu sisanya adalah laporan kehilangan motor sebanyak 18 kasus dan sisanya kasus kekerasan dan penggelapan.

Baca Juga:  Bupati Bogor Perpanjang PSBB Hingga 30 Juli

Firman menerangkan memang tindak pidana penipuan dan penggelapan paling banyak terjadi di Kota Bogor dalam beberapa tahun terakhir.

“Ketimbabng kasus lain. Kasus penipuan paling menonjol. Ini sekarang menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan