Sebar Bansos, Oknum Partai Nasdem Kutip Uang Tebusan Rp 60 Ribu Per Paket

Bogor Times, Kabupaten- Merasa berjasa dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Presiden RI. Oknum Partai Nasdem meminta uang tebusan Rp 60 ribu pada warga penerima Desa Dibanding, Kecamatan Gunungsindur.

“Saya sebagai penerima. Ketika mau ambil (Bansos,red) ternyata harus ditebus,” kata Imah (44) pada Jum’at (31/7/2020).

Menurutnya, perlakuan tarif tebus itu juga berlaku bagi warga lain. Uang tebusan Rp 60 ribu harus dibayar kontan saat penerima mengambil bansos.

“Tetangga saya juga diminta. Semua yang dapat diminta 60 ribu,”ucapnya.

Baca Juga:  Bantuan Presiden Joko Widodo, Tutup 11 September 2020

Informasi itu sontak viral di facebook. Komentar miring warga selaras tertuang didunia Maya tersebut.

Data yang diperoleh Bogor Times,com sebanyak 1.341 penerima bantuan Bansos Presiden RI di desa Cibadung.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cibadung, Bardi membenarkan adanya penyaluran bansos yang berujung kisruh di wilayahnya. “Sebelumnya saya sudah melarang. Jika ingin ada bantuan maka tidak boleh ada kutipan sepeserpun,”tegas Bardi.

Ia bercerita, dirinya tak mengetahui adanya penyaluran bansos yang dilakukan oleh oknum partai yang menggunakan yayasan.

Baca Juga:  Asyik! Bansos 18 Ribu Ton Beras Tidak Lewat Dinsos

“Saya hanya ketahui adanya penyaluran bansos melalui Yayasan. Prihal partai saya tidak tau,”ucapnya.

Sejurus, Badri langsung meminta stafnya untuk membuat pernyataan tertulis prihal sikap tegas penolakannya.

“Surat pernyataan ini saya buat untuk antisipasi dan memperjelas duduk perkaranya. Agar pihak desa tidak disalahkan,”pungkasnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua Ranting Partai Nasdem, Abas Aji membantah adanya pungutan uang Rp 60 ribu. “Tidak ada pungutan. Itu berita salah, sumbernya sedang kami cari,”bebernya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan