Polisi RW Berdampak Pada Angka Penularan Covid19 Di Bogor Barat Menurun

Bogor Times,Kota Bogor-Meski pada Kamis 21 Januari 2021 lalu,angka terkonfirmasi positif covid19 di Kota Bogor mencapai 7041 kasus.

Jajaran Polsekta Bogor Barat pun terus berusaha untuk meminalisir angka penyebaran virus asal Wuhan China ini.

Program Polisi RW Satgas Covid19 besutan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo ini pun jadi andalan petugas,dalam memutus mata rantai covid19.

Hal itu,diungkapkan Kapolsekta Bogor Barat Kompol Sahroni pada Senin (25/1/2021).

Kapolsekta Bogor Barat Kompol Sahroni Ketika Diwawancarai wartawan Bogor Times

Kepada media ini Sahroni mengatakan,program Polisi RW yang diluncurkan oleh orang nomor satu di Polresta Bogor Kota pun sangat disambut baik oleh masyarakat.

Kapolsekta mengatakan,jumlah rukun warga (RW) diwilayah hukum yang dia komandoi saat ini ada sebanyak 197 RW.

Sementara itu,jumlah Polisi RW yang disiagakan untuk mendampingi masing-masing RW ini kata kapolsekta,ada sebanyak 152 anggota ditambah 16 anggota binmas.

Lantaran,jumlah anggota polsekta tidak mencukupi,kapolsekta pun memberikan amanat agar satu anggota,bisa memberikan pendampingan kepada dua RW.

Sementara itu,lantaran jumlah anggota polresta lebih banyak dari pada polsek yang dia pimpin, satu anggota polresta pun bisa memberikan pendampingan pada satu RW.

‘‘Tujuan kegiatan ini adalah untuk menekan angka penyebaran covid19.Polisi RW juga bertugas untuk mensosialisasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).Diharapkan,informasi terkait masalah covid ataupun informasi harkamtibmas bisa didapatkan oleh rekan-rekan yang sedang bertugas dilapagan,’’harap kapolsekta.

Sahroni menambahkan,apabila ada warga diwilayah hukumnya terkonfirmasi positif  covid19,maka dia bersama anggotanya pun akan melakukan kordinasi dengan tim satgas covid tingkat kecamatan.

Begitupun,komunikasi juga akan dilakukan dengan relawan tingkat kelurahan.

‘‘Untuk menekan angka penyebaran Covid19 diwilayah Bogor Barat anggota pun saya tugaskan untuk membubarkan kerumuman serta melakukan sosialisasi ke perkantoran,pusat perbelanjaan dan juga pusat kuliner,’’tambah kapolsekta.

‘‘Dalam sosisialisasi ini kami menggunakan tiga unit mobil patroli ditambah kendaraan bermotor.Selain menekan angka penyebaran virus angka kriminal dalam beberapa hari ini juga ikut menurun,’’singkat Sahroni.

Sementara itu,berdasarkan informasi grafis dari Dinas Kesehatan Kota Bogor pada 21 Januari 2021 di wilayah Bogor Barat kontak erat yang masih dikarantina ada sebanyak 54 orang.

Dan ada peningkatan sebanyak 8 kasus, suspek 63 orang dan ada peningkatan sebanyak 5 kasus, probable masih sakit 0, terkonfirmasi masih sakit ada 278 orang dan ada peningkatan sebanyak 10 kasus.

Pada 22 Januari 2021 di wilayah Bogor Barat kontak erat yang masih dikarantina ada sebanyak 62 orang dan ada peningkatan sebanyak 8 kasus, suspek ada sebanyak 62 orang dan ada peningkatan sebanyak 1 kasus, probable masih sakit 0, terkonfirmasi masih sakit ada sebanyak 276 orang dan ada peningkatan sebanyak 2 kasus.

Pada 23 Januari 2021 di wilayah Bogor Barat kontak erat yang masih dikarantina ada sebanyak 88 orang dan ada peningkatan sebanyak 26 kasus, suspek ada sebanyak 67 orang dan ada peningkatan sebanyak 5 kasus, probable masih sakit 0, terkonfirmasi masih sakit ada sebanyak 322 orang dan ada peningkatan sebanyak 46 kasus.

Pada 24 Januari 2021 di wilayah Bogor Barat kontak erat yang masih dikarantina ada sebanyak 90 orang dan ada peningkatan sebanyak 2 kasus, suspek 73 orang dan ada penambahan sebanyak 6 kasus, probable masih sakit 0, terkonfirmasi masih sakit ada 311 orang dan ada peningkatan sebanyak 11 kasus.

Dan untuk wilayah penyebaran covid19 di wilayah Bogor Barat berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Bogor ada di Kelurahan Balumbang Jaya RW 5,Bubulak RW 1,3,4,7,2,Cilendek Barat RW 1,2,4,6,7,12,13,18, Cilendek Timur RW 2,3,4,5,6,7,8,10,11,Curug RW 5,6,7,911,12,13,2.

Instagram : febridanielmanalu

Redaktur : Febri Daniel Manalu

Bagikan:

Tinggalkan Balasan