Soal Skandal Prostitusi Online Polisi Akan Periksa Pengelola Apartemen Bogor Valley

Bogor Times,Kota Bogor-Penyidik anggota satuan Reskrim Polresta Bogor Kota mengamankan dua pelaku perdagangan orang yang diduga dilakukan di Apartemen Bogor Valley pada Jumat (9/4/2021) lalu.

Dalam kesempatan itu polisi tak hanya mengamankan dua pelaku tindak pidana. Namun polisi juga turut mengamankan tiga penjaja seks yang masih dibawah umur.

Tersangka perdagangan orang yang diamankan di Apartemen Bogor Valley itu,pun dibekuk pada saat usai melayani pria hidung belang.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhony Erwanto mengatakan, dua pelaku tindak pidana perdagangan orang yang dibekuk satu diantaranya adalah sebagai mucikari. Sedangkan satu pelaku lagi adalah penyedia jasa tempat prostitusi inisial FA(20).

“Para pelaku tindak pidana perdagangan orang ini menawarkan jasa prostitusinya melalui media sosial Facebook. Dan selanjutnya mereka pun bertukar nomor untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut di aplikasi WhatsApp. Pelaku diamankan pada saat petugas melakukan pemeriksaan di kamar 1206. Dan setelah itu polisi pun kemudian polisi pun melakukan pengembangan untuk mengamankan 2 tersangka itu,”ujar kasat pada saat melakukan konferensi pers di Pusdiksi Air Mancur Senin (12/4/2021).

“Korban mau melayani para pria hidung belang karena dijanjikan uang. Adapun uang yang dihasilkan dari hasil prostitusi adalah sebesar Rp700.000 ribu. Dengan pembagian Rp500.000 ribu untuk korban berikut bayar tempat sedangkan sisanya Rp 200.000 ribu adalah untuk pelaku,” tambah kasat

Kasat mengatakan saat ini polisi juga sedang memeriksa pengelola Apartemen Bogor Valley. Dan apabila anggota satuan Reskrim Polresta Bogor Kota menemukan adanya keterlibatan pengelola mau pun ikut serta dalam skandal prostitusi itu, maka pengelola pun akan dijerat dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pelaku saat ini dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Febri Daniel Manalu

Bagikan:

Tinggalkan Balasan