Social Distancing Corona, IRDA Bebersih Tempat Ibadah

Bogor Times, Kabupaten– Untuk menangkal Virus Corona atau Covid 19, organisasi Ikatan Remaja Damai (Irda) Kampung Cogreg, Desa Cogreg Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, kompak melakukan aksi bersih-bersih.
Aksi itu terpusat di Musholah As-Sholihan Rt 03/07, Desa Cogreg pada Sabtu (4/4/2020).

Kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar untuk memerangi dan memastikan jika warga Cibolang sudah siap melawan balik Covid-19.

Dewan Pembina, Saepullah, mengatakan aksi bersih-bersih tempat ibadah umat Islam ini akan menjadi rutinitas bulanan Irda. Saat ini, gerakan pemuda terfocus pada upaya antisipasi wabah Covid-19.

Baca Juga:  Hendak Pukul Polisi, Pegendara Nakal Diamankan Kartar Jonggol

“Kalau merujuk pada pemberitahuan pemerintah soal virus corona. Virus ini katanya mudah menyebar di kerumunan orang dalam jumlah banyak, termasuk masjid tempat berkerumunnya manusia yang hendak mendirikan solat lima waktu. Jadi sebagai langkah antisipasi, kami bersihkan masjid agar hal-hal yang tidak diinginkan bisa terhindari,” kata Saepullah.

Sejak informasi virus corona marak, jamaah masjid yang melakukan kegiatan ritual solat di musholah sama sekali tidak begitu terpengaruh dengan merebaknya bahaya virus corona.

Baca Juga:  Seminggu 3 Kali Padam Listrik, Warga Ancam Demo PLN

“Kalau sekarang ada imbauan ibadah (solat) dilakukan di rumah saja, bagi warga di sini sepertinya kurang berlaku. Hanya pengajian sempat diliburkan dan akan kembali dihidupkan,” paparnya.

Menurutnya, fenomena merebaknya wabah Covid-19 justru seharusnya menjadi ajang untuk lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta. Meskipun tak harus dikerjakan secara berjamaah.

“Kalau sudah berupaya maksimal untuk menghindar (Virus,red). Tinggal kita tawakal,ucapnya.

Terpisah Wakil Ketua Irda, Budiman mengaku. Dukungan masyarakat pada program tersebut sangat besar. Karenanya program bisa berjalan walaupun tampa bantuan dana dari desa.

Baca Juga:  Kades Cogreg Imbau Warga Waspadai Covid-19

“Jadi lebih baik kegiatan kami lakukan dengan swadaya. Alhamdulillah banyak yang dukung,”ucapya.

Walaupun tampa bantuan dari pemerintah, kata Budi, kekompakan pemuda dan ide program untuk masyarakat menjadi modal awal terlaksananya program kegiatan IRDA.


“Dana nomor sekian. Terpenting kemaunan, keikhlasan. Pasti akan banyak dukungan masyarakat Coggreg tampa kita pinta,”ujarnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan