TNI-Polri Di Vaksin Lah Warga Kapan Dapat Giliran?.Ini Kata Korem Bogor.

Bogor Times,Kota Bogor-Danrem 061 Suryakenca/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi pun ikut mengawasi kegiatan vaksinasi kepada para tenaga pendidik di IPB International Convention Center (ICC)

Jalan Raya Pajajaran Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor pada Rabu(10/3/2021) kemarin.

Dalam kesempatan itu,jendral bintang satu ini hanya menjelaskan tentang pembagian vaksin.

Danrem mengatakan,jumlah kuota dari pemerintah hanya ada 100.000 ribu.Ini pun diberikan khusus kepada warga Kota Bogor.

Jika dirinci maka ada sebanyak 61.000 ribu lanjut usia (Lansia) yang akan divaksin. Sementara itu,ada sebanyak 39.000 ribu dari TNI-Polri juga ikut divaksin.

Berdasarkan,data yang dimiliki korem pada Rabu (10/3/2021)hari ini,pemerintah sudah memberikan vaksin kepada 12.000 ribu warga Kota Bogor

Dan pemerintah pun berharap, agar Dinas Kesehatan (Dinkes),juga dapat memberikan vaksin kepada 16.000 jiwa setiap harinya.

Menanggapi hal ini Kapenrem 061/ SK Mayor Ermansyah mengatakan,sebelum tenaga medis memasukkan penawar virus ini ke dalam tubuh manusia maka gabungan tim kesehatan,juga akan lebih dulu melakukan pengecekan terhadap kondisi orang akan divaksin.

Jadi,jika pada saat pengecekan tim menemukan adanya gangguan kesehatan maka penyuntikan vaksin pun bisa dibatalkan.

“Penyuntikan vaksin bisa dibatalkan apabila calon penerima vaksin mengalami gejala ISPA, seperti batuk,pilek,sesak napas selama tujuh hari terakhir maka pendonoran vaksin bisa dibatalkan,”

“Selain itu apabila calon penerima vaksin pernah terkonfirmasi Covid-19 maka pemberian vaksin juga tidak bisa dilakukan,”ujar mayor ketika dihubungi Bogor Times pada Rabu (10/3/2021),kemarin.

“Selain itu,pada saat sedang hamil atau menyusui juga pemberian vaksin pun dilarang,”katanya.

Sepengetahuan kapenrem,orang yang sudah menerima vaksin juga akan kembali dijadwalkan untuk melakukan penyuntikan ulang.Hal ini bertujuan agar tingkat kekebalan tubuh pun bisa meningkat.

Diperkirakan,ada sebanyak 100.000 ribu calon penerima vaksin yang saat ini sudah terdata maka akan dijadwalkan untuk disuntik kembali.

“Untuk pelaksanaan vaksin di jajaran korem sudah dilaksanakan mulai dari 1 hingga 7 Maret 2021. Sementara itu,pelaksanaan vaksin untuk tingkat guru SD,SMP,SMA hingga tenaga pengajar dan dosen, baru dilaksanakan mulai pada hari Rabu 3 Maret 2021.Dan, untuk masyarakat biasa,pelaksanaan vaksin belum bisa dilakukan,sebab hanya baru pada lansia,” papar kapenrem mengakhiri wawancaranya.

Adapun daftar jumlah anggota TNI AD yang sudah melakukan vaksinasi adalah sebagai berikut.

Jumlah anggota Korem (SK) yang sudah divaksinas ada sebanyak 187 orang. Pusdikzi Intel Kodiklat TNI AD juga ada 327 orang,Pusdik Intel Kodiklat TNI AD ada 141 prajurit,dan Yon 14 Grup 1 Kopassus ada sebanyak 152 orang.Terakhir Sat Induk Bais ada sebanyak 123 orang.

Instagram : febridanielmanalu
Redaktur : Febri Daniel Manalu

Bagikan:

Tinggalkan Balasan