Wakil Walikota Bogor Ungkap Strategi Pemkot Bogor Gembleng 565 Atlet Hadapi Porprov Jabar 2026

Foto : Wakil Wali Kota Bogor Hadiri Pembukaan Pertandingan Pencak Silat Porprov XV Jawa Barat 2026

BOGOR – Persiapan kontingen Kota Bogor menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 tidak hanya dilakukan melalui latihan rutin. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga telah menggembleng para atlet melalui serangkaian uji tanding di tingkat lokal, nasional, hingga internasional sejak setahun terakhir.

Wakil Wali Kota Bogor sekaligus Ketua Kontingen Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan bahwa berbagai persiapan tersebut menjadi bagian dari strategi pembinaan untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding para atlet sebelum menghadapi persaingan di Porprov Jabar 2026.

Menurut Jenal, persiapan yang dilakukan bersama KONI Kota Bogor dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah menunjukkan sejumlah hasil positif. Salah satunya melalui keberhasilan atlet Kota Bogor meraih medali emas dalam kegiatan uji tanding di luar negeri.

“Setahun ke belakang Ketua KONI, Kadispora dan saya mengawal kegiatan try in, try out, pertandingan persiapan dengan beberapa daerah termasuk ke luar negeri,” ujar Jenal saat diwawancarai di sela-sela pertandingan Porprov Jabar 2026.

Ia mencontohkan keberhasilan atlet dari cabang olahraga sepeda yang berhasil meraih medali emas dalam sebuah kejuaraan di Singapura.

Hasil tersebut, menurutnya, menjadi salah satu modal untuk meningkatkan kepercayaan diri kontingen Kota Bogor menghadapi pertandingan Porprov.

Jenal mengatakan, persiapan atlet tidak hanya difokuskan pada keikutsertaan dalam berbagai pertandingan uji coba, tetapi juga melalui peningkatan intensitas latihan.

Bahkan, sejumlah atlet menjalani latihan yang cukup padat dengan frekuensi hampir empat kali dalam sehari.

Intensitas tersebut turut berdampak terhadap aktivitas pendidikan bagi atlet yang masih berstatus pelajar.

Untuk menyiasatinya, Pemkot Bogor berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar para atlet pelajar mendapatkan penyesuaian waktu belajar, terutama ketika harus menjalani latihan hingga malam hari.

“Bahkan beberapa siswa pelajar kami minta keringanan ke Dinas Pendidikan untuk bisa menyesuaikan waktu jam sekolah,” katanya.

Jenal mengungkapkan, beberapa atlet pelajar juga telah mendapatkan izin sementara untuk mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring.

Langkah tersebut dilakukan agar para atlet tetap dapat menjalankan kewajiban pendidikan sekaligus memiliki waktu istirahat yang cukup selama menjalani persiapan pertandingan.

Selain memperhatikan jadwal latihan, Pemkot Bogor juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan kesehatan dan perlengkapan para atlet.

Jenal menjelaskan, pemerintah telah meminta setiap pengurus cabang olahraga menginventarisasi kebutuhan atlet, termasuk vitamin, sarana, dan prasarana pendukung.

Menurutnya, kebutuhan yang telah diusulkan tersebut sudah dipenuhi dan didistribusikan melalui pengurus maupun manajer cabang olahraga masing-masing.

Dalam Porprov Jabar 2026, Jenal menyebutkan terdapat 565 atlet Kota Bogor yang mengikuti pertandingan di sejumlah daerah penyelenggara, di antaranya Kota Bogor, Majalengka, Bandung, Bekasi, dan Depok.

Ia mengatakan, keberadaan ratusan atlet tersebut merupakan bagian dari upaya Kota Bogor untuk meningkatkan prestasi olahraga sekaligus mempersiapkan bibit atlet yang berpotensi tampil pada kompetisi lebih tinggi.

“Kami kebetulan sebagai ketua kontingen ditunjuk oleh Pak Wali membawahi 565 atlet,” ungkapnya.

Jenal menambahkan, sejumlah cabang olahraga bela diri menjadi salah satu kekuatan kontingen Kota Bogor, di antaranya judo, kurash, dan pencak silat.

Khusus pencak silat, ia mengapresiasi penampilan atlet Kota Bogor bernama Azmi yang berhasil memenangkan pertandingan awal menghadapi atlet Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya, Azmi berhasil mencatatkan skor 22 dalam pertandingan tersebut. Kemenangan itu diharapkan mampu memotivasi atlet pencak silat lainnya untuk tampil maksimal.

Meski demikian, Jenal menegaskan bahwa keberhasilan dalam pertandingan awal tidak boleh membuat para atlet lengah karena persaingan masih berlangsung.

Ia berharap seluruh rangkaian pembinaan yang telah dilakukan dapat menghasilkan prestasi bagi Kota Bogor, sekaligus membuka jalan bagi para atlet untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, bahkan Olimpiade.

Dengan persiapan tersebut, Pemkot Bogor tetap mempertahankan target perolehan 100 medali emas pada Porprov Jabar 2026.

Jenal juga mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kota Bogor agar para atlet mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah dalam ajang olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *