Pencak Silat Porprov Jabar 2026 Masuki Perempat Final, Persaingan Atlet Semakin Ketat

BOGOR – Pertandingan cabang olahraga pencak silat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mulai memasuki babak perempat final. Persaingan antaratlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat berlangsung ketat setelah melewati babak penyisihan.

Dewan Hakim pertandingan pencak silat Porprov Jabar 2026, Wahyudi, mengatakan kemampuan para atlet yang berlaga relatif berimbang. Kondisi tersebut membuat persaingan memperebutkan kemenangan semakin kompetitif.

Menurutnya, setiap kontingen telah mempersiapkan atletnya melalui latihan untuk menghadapi kejuaraan tingkat provinsi tersebut.

“Potensi dari semuanya hampir berimbang,” ujar Wahyudi saat diwawancarai di sela-sela pertandingan pada Rabu,4 November 2026.

Ia menjelaskan, ketatnya persaingan terlihat dari penilaian pertandingan yang berlangsung. Meski demikian, Wahyudi mengakui dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet dapat memengaruhi kesiapan masing-masing kontingen.

Di tengah persaingan tersebut, pihaknya memastikan pertandingan tetap mengedepankan profesionalitas, sportivitas, dan prinsip fair play, termasuk ketika muncul protes terhadap hasil pertandingan.

Wahyudi menegaskan, setiap persoalan yang muncul selama pertandingan merupakan bagian dari dinamika olahraga yang harus diselesaikan dengan tetap menjunjung sportivitas.

“Kita sebagai panitia apalagi kita di Dewan Hakim akan melaksanakan porprov secara profesional dan proporsional,” katanya.

Lebih lanjut, Wahyudi mengungkapkan bahwa Porprov Jabar 2026 bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga momentum untuk melihat potensi atlet pencak silat yang dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, atlet yang berhasil meraih gelar juara dalam Porprov tidak otomatis masuk dalam tim PON. Namun, prestasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah menuju pembinaan atlet di tingkat yang lebih tinggi.

Wahyudi juga mengungkapkan bahwa sejumlah atlet menunjukkan peningkatan kemampuan yang cukup signifikan selama pertandingan. Beberapa atlet yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) Jawa Barat dinilai memiliki pengalaman bertanding yang lebih baik.

Kendati demikian, pihaknya belum dapat menentukan kontingen mana yang paling menonjol karena pertandingan masih berlangsung.

Sementara itu, terkait jumlah atlet Kota Bogor yang berhasil melaju ke babak perempat final, Wahyudi belum dapat memberikan angka pasti. Pasalnya, pertandingan masih berjalan dan sejumlah nomor masih dipertandingkan.

Selain kategori tanding putra dan putri, pertandingan pencak silat juga mempertandingkan nomor seni atau jurus, meliputi kategori tunggal, ganda, dan beregu.

Wahyudi berharap seluruh pertandingan dapat berlangsung kondusif sehingga mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang nantinya berpotensi memperkuat prestasi pencak silat Jawa Barat di tingkat nasional.

Penulis : Febri Daniel Manalu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *