BOGOR TIMES, COGREG — Pencak silat tidak hanya diarahkan untuk membentuk kemampuan bela diri dan kebugaran jasmani, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
Hal tersebut menjadi salah satu fokus Ranting IPS NU Pagar Nusa Desa Cogreg dalam mengembangkan kegiatan pencak silat di lingkungan lembaga pendidikan.
Ketua Ranting IPS NU Pagar Nusa Desa Cogreg, Usman Abdul Azis, mengatakan bahwa kegiatan pencak silat mendapatkan respons positif dari sejumlah lembaga pendidikan. Hingga saat ini, sudah ada empat lembaga pendidikan yang bergabung dalam program tersebut.
“Sudah ada empat lembaga pendidikan yang bergabung dengan kami. Mereka menginginkan para siswa tidak hanya memiliki fisik yang kuat dan sehat, melainkan juga berakhlak,” ucap Usman Abdul Azis.
Menurutnya, pencak silat memiliki nilai pendidikan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Latihan tidak hanya berisi teknik kuda-kuda, pukulan, tendangan, tangkisan dan jurus, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, pengendalian diri serta sikap menghormati guru dan sesama.
Program tersebut juga diarahkan agar siswa memahami bahwa kemampuan bela diri bukan untuk menunjukkan kekuatan atau mencari lawan, melainkan sebagai sarana menjaga kesehatan, membangun kepercayaan diri dan membentuk pribadi yang mampu mengendalikan diri.
Silat sebagai Pendidikan KarakterUsman menjelaskan, pembinaan dilakukan secara rutin di lembaga pendidikan yang telah bekerja sama dengan IPS NU Pagar Nusa. Salah satunya melalui kegiatan latihan mingguan pada Sabtu pagi.
Konsep pembinaan tersebut menggabungkan olahraga, seni bela diri, pendidikan karakter dan pelestarian budaya Nusantara.“Kami ingin anak-anak memahami bahwa silat bukan sekadar soal kuat secara fisik. Ada disiplin, ada akhlak, ada tanggung jawab dan ada penghormatan kepada orang lain,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak lembaga pendidikan yang menjadikan pencak silat sebagai bagian dari pembinaan siswa.
Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler tersebut dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter.Membangun Generasi Sehat dan BerakhlakProgram pembinaan IPS NU Pagar Nusa Desa Cogreg membawa semangat “Sehat Jasmani, Disiplin, Berakhlak Mulia dan Berprestasi.”Selain meningkatkan kebugaran dan keterampilan, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki keberanian, tetapi tetap santun; memiliki kemampuan bela diri, tetapi mampu mengendalikan diri; serta memiliki prestasi tanpa kehilangan akhlak.
Pencak silat pun tidak hanya dipandang sebagai olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya bangsa yang dapat menjadi media pendidikan bagi generasi muda di lingkungan sekolah dan madrasah.
Sumber: Ketua Ranting IPS NU Pagar Nusa Desa Cogreg, Usman Abdul Azis.***